Fiks, Dua Warga Pemalang Positif Corona, Begini Riwayat Pasien dan Tracking Yang Dilakukan 
Foto : Amatir Warga

PEMALANG, mediakita.coBupati Pemalang Dr. H. Junaedi, SH, MM, telah mengonfirmasi ada 2 (dua) kasus warga Pemalang yang dinyatakasn positif corona.

Merujuk Data Pantauan Covid-19 Kabupaten Pemalang, (1/04/20), terdapat 1.146 kasus Orang Dalam Pantauan (ODP) dan 13 Pasien Dalam Pengawasan (PPD).

Menurut junaedi, berdasarkan data dari Pasien Dalam Pengawasan yang dikeluarkan oleh RS. Bhakti Wira Tamtama Semarang, terdapat 2 pasien kabupaten Pemalang yang dinyatakan positif covid-19.

“Seorang laki-laki dengan umur  61 tahun dan Perempuan 60 tahun,” jelasnya, dalam konferensi pers hari ini, kamis (2/04/2020).

Fiks, Dua Warga Positif Corona, Begini Riwayat Pasien dan Tracking Yang Dilakukan 
Dr. H. Junaedi, SH, MM

“Saya kira ini menjadi konsen kita bersama untuk menyatukan langkah, merapatkan barisan bagaimana kita harus bersikap bertindak untuk melaksanakan tugas negara dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Menurutnya, dua pasien itu saat ini satu orang dirawat di Semarang dan yang satu orang lagi tengah dirawat di RSU dr. M. Ashari Pemalang.

Sejumlah sumber yang dihimpun mediakita.co, dua kasus positif corona tersebut adalah warga Desa Sidorejo, Kecamatan Comal, Pemalang. Sebelumnya, pasien tersebut telah di rawat RS Siaga Medika Pemalang dan dirujuk ke RS. Bhakti Wira Tamtama Semarang.

BACA JUGA :  3000 Peserta Ikuti Parade Kebinnekaan Jelang Natal Di Salatiga

Belakangan, salah seorang pasien tersebut diketahui telah kembali ke Desa Sidorejo. Sebelum akhirnya kemarin, Rabu 91/04/2020) pukul sekitar 14.00 dijemput tim Satgas Covid-19 di rumahnya, untuk dirawat di RSU dr. M. Ashari Pemalang.

Terkait dengan itu, pemerintah daerah tengah melakukan tracking riwayat interaksi dan kontak ke dua pasien terseebut. Dimulai dari riwayat pertama,  dimana pada tanggal 15 Maret pasien itu di rawat di RS. Siaga Medika Pemalang.

“Berarti sebelum itu ada kontak dengan yang bareng di RS Siaga Medika. Makanya kita perintahkan untuk ditelusur siapa yang dulu bareng satu kamar,” kata Junaedi menambahkan.

Tracking serupa dilakukan di tempat tinggal pasien. Warga setempat menyebutkan, sebelum dijemput, pasien tersebut diketahui sering nampak berjemur dan menyapu halaman rumahnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut, sejauh ini, Kepala Desa Sidorejo belum bisa dimintai keterangan. Namun sumber warga desa setempat menyatakan bahwa tadi malam kades dan jajarannya telah melakukan rapat desa.