Firli Bahuri : Kemendes dan Dana Desa Terbaik Pencegahan Korupsi

JAKARTA, mediakita.co-Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, terbaik dalam program pencegahan korupsi tingkat Kementerian(26/8/2020). Di samping itu, kegiatan terbaik mencakup pencegahan korupsi keuangan desa.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, melaporkan ke Presiden Joko Widodo, saat memberikan sambutan dalam acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi yang disiarkan melalui akun YouTube KPK, Rabu (26/8/2020).

Dalam acara tersebut turut hadir Dewan Pimpinan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua dan Pimpinan KPK beserta seluruh jajaran, para gubernur, bupati dan walikota serta jajaran aparat pengawasan intern pemerintah.

Pencegahan Korupsi di Kementerian dan Lembaga

Hasil penilaian yang dilakukan oleh KPK untuk Kementerian dan Lembaga, secara umum, peringkat tertinggi dicapai oleh BPJS Kesehatan. Dalam paparan Firli, “BPJS Kesehatan memperoleh angka tertinggi 93,74. Kedua, BIG 83,95. Ketiga, Kementerian Desa PDTT 77,79. Keempat, Kementerian PUPR 73,44, dan terakhir, Kemenkopolhukam 70,85.”

Selain meraih tertinggi untuk Kementerian, “Kemendes PDTT melalui Program Keuangan Desa juga meraih nilai tertinggi di antara enam Rencana Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. Keuangan Desa mencapai 83,33 persen, penerapan manajemen antisuap mencapai 66,75 persen, online single submission dengan pemanfaatan peta digital dalam pelayanan perizinan berusaha mencapai 47,15 persen, dan reformasi birokrasi sebesar 65,06 persen”.

BACA JUGA :  BLT DD Tahap II di 38 Kabupaten/Kota Belum Cair, Ini Kata Menteri Desa

Penilaian oleh KPKtersebut berbasis pada nilai kepatuhan, yaitu nilai yang didapat dari seluruh target yang dilaporkan sesuai dengan periode pelaporannya. Nilai realisasi mencakup nilai kepatuhan ditambah dengan nilai target yang terlambat dipenuhi.

“Pencegahan merupakan salah satu aspek yang tidak bisa dilepaskan dari upaya pemberantasan korupsi. Tidak hanya melalui penindakan, pemberantasan korupsi juga harus dilakukan secara bersama-sama, baik berupa pendidikan masyarakat, pencegahan korupsi, maupun penindakan koruptor,” tegas Firli

Apresiasi Gus Menteri

Capaian dan penghargaan yang diraih oleh Kemendes PDTT diapresiasi oleh Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar. “Kami bersyukur atas penghargaan ini. Mari bersama-sama meningkatkan transparansi penggunaan dana desa, sehingga warga semakin mudah berpartisipasi dalam implementasi dan pengawasannya,” kata Gus Menteri, sapaan akrab Menteri Desa PDTT.

Gus Menteri menyatakan, bahwa penghargaan meberi efek positif bagi Kemendes PDTT dan memacu semangat seluruh jajaran untuk bisa bekerja lebih baik. Seluruh kerja yang dilakukan, utamanya adalah bekerja maksimal menjalankan visi misi Presiden Joko Widodo untuk mensejahterakan masyarakat desa.

BACA JUGA :  Kakam Bumi Ratu, Kabupaten Way Kanan Cairkan BLT Tahap 2 Lewat BRI

“Nantinya, kami tidak hanya meningkatkan transparansi tapi juga bakal merumuskan konsep agar Dana Desa itu lebih tepat sasaran dan menyentuh langsung masalah yang dihadapi oleh desa,” kata Gus Menteri peraih gelar Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Oleh : Wiwid