Ganjar Pranowo : Peran Media Dibutuhkan Untuk Kemajuan Daerah
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat Diskusi dengan Warga, Bertempat di Kantor Redaksi Mediakita Pada Minggu Malam 11 September 2016

PEMALANG, mediakita.co – Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah dalam lawatannya ke Kabupaten Pemalang menyempatkan waktunya untuk berdiskusi sebentar dengan warga, bertempat di Kantor Redaksi Mediakita pada Minggu malam 11 September 2016 kemarin.

Dalam diskusi singkatnya, Gubernur Jawa Tengah berambut putih tersebut membahas berbagai masalah kerakyatan secara umum, seperti pertanian, teknologi dan peran penting media elektronik untuk turut serta ikut dan mengawasi kinerja birokrasi.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tertarik dengan sistem informasi desa dengan sistem website. Ada anak muda Pemalang yang membuat suatu sistem informasi desa yang menjadi perhatian Indonesia.

” Dengan sistem wibsite tersebut, saya ingin mendorong agar publik bisa terlibat, mengawasi dan mendorong kinerja birokrasi secara terbuka dengan memanfaatkan teknologi,” ungkap Ganjar dalam diskusinya di Kantor Redaksi mediakita.co (11/9/16) kemarin.

Dalam diskusi ini, Teguh, menanyakan di Pemalang luar biasa tentang virus wisata desa berdikari, kami sudah coba kordinasi dengan dinas pariwisata, mencoba untuk membuat suatu terobosan, salah satunya desa kaliprau. Pertanyaannya, bagaimana cara menembus promosi ini.

BACA JUGA :  Bejat! Siswi SD Dicabuli Dua Orang

Dengan singkat, Ganjar menjawab pertanyaan tersebut ‘Manfaatkan Teknologi’. Contohnya, di Purbalingga ada jembatan kuno yang di kemas semenarik mungkin agar masyarakat minat untuk mendatangi tempat tesebut. Untuk mempromosikan caranya sangat sederhana, pertama motret tempat yang menarik, atupun bisa membuat lomba motret wisata dan menulis tentang tempat wisata tersebut yang di sebarkan melalu mediasosial. Contoh, ada salah satu daerah sosial media di Indonesia yang menceritakan tentang keadaan suasana sekitar, dan ini dibaca seluruh dunia. Ini butuh inovasi dan pemanfaatan teknologi,” kata Ganjar.

Lain dari Teguh, warga lainnya, Anggoro mempertanyakan tentang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak dengan Elektronik Voting (E-Voting) 11 Desa di Pemalang nanti, menurutnya Pilkades secara e-voting sangat menarik dijadikan paket wisata edukasi rakyat, dengan kemasan semenarik mungkin yang menyuguhkan makanan dan minuman tradisional desa setempat, saya yakin akan banyak menarik minat wisata untuk datang dan melihatnya.

Menurut Ganjar, Pilkades secara e-voting menarik untuk dijadikan wisata edukasi, ini pemikiran kreatif untuk mengangkat wisata lokal desa dengan memanfaatkan Pilkades secara e-voting, dengan kemasan yang menarik saya rasa ini akan menjadi salah satu paket wisata lokal yang akan menarik minat wisatawan untuk datang.

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Tolak Permintaan AS Soal Pesawat Mata-Mata

Penulis : M. Aries Maulana

Redaksi : mediakita.co