Guna Ikut Mengatasi Covid-19 di Jawa Tengah, PT Pertani Persero Sumbang 5 Ton Beras

Bagikan Artikel

JATENG, mediakita.co – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memeroleh sumbangan lima ton beras premium dari PT Pertani Persero, guna ikut mengatasi Covid-19. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap, ke depan bantuan juga diwujudkan dengan pemberian bibit kepada petani, Kamis (9/7/2020).

Ganjar menyampaikan, upaya bantuan oleh pemprov Jateng sudah dilakukan secara maksimal. Namun, masih saja ada warga yang belum terbantu. Ia berharap, bantuan yang diberikan oleh PT Pertani bisa ikut dirasakan oleh masyarakat yang belum terbantu bantuan pemerintah.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertani Persero Maryono menuturkan akan mempertimbangkan usul Ganjar, untuk membantu petani dengan bibit padi.

“Kalau untuk benih belum, sekarang baru beras. Sesuai arahan gubernur tadi insyaallah dapat diwujudkan untuk membantu perekonomian rakyat. Nanti akan kita pikirkan kemudian,” tuturnya.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19 tidak terjadi penurunan permintaan benih padi dari petani. Dalam kurun waktu setahun, volume penjualan bibit mencapai 40.000 ton. Di Jateng, target penjualannya mencapai 9.000 ton.

“Beras-beras kami jual pada pasar-pasar eksekutif. Termasuk pada restoran cepat saji,” ujar Maryono.

BACA JUGA :  PDP Corona Ini Meninggal Tertular Menantunya yang Mudik Dari Jakarta ?

PT Pertani menyumbangkan 5 ton beras premium yang dikemas masing-masing lima kilogram. Bantuan itu selanjutnya akan diserahkan pada sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 untuk didistribusikan.

Next Post

JPKP Way Kanan Adakan Raker Penguatan Koperasi

Sab Jul 11 , 2020
Bagikan ArtikelJATENG, mediakita.co – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memeroleh sumbangan lima ton beras premium dari PT Pertani Persero, guna ikut mengatasi Covid-19. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap, ke depan bantuan juga diwujudkan dengan pemberian bibit kepada petani, Kamis (9/7/2020). Ganjar menyampaikan, upaya bantuan oleh pemprov Jateng sudah dilakukan secara maksimal. […]