Lestarikan Alam, Kelompok Pemuda Ini Bertekad Kembangkan Pertanian Organik

PEMALANG, mediakita.co- Bertekad untuk melestarikan alam, kelompok pemuda kembangkan pertanian organik.

Lahan yang dikembangkan untuk pertanian organik adalah lahan hutan. Lahan yang digunakan terletak di Desa Surajaya.

Dalam lahan tersebut, ditanami beberapa macam tanaman buah. Diantaranya, alpukat, mangga dan durian.

Dalam tahap ini, ada 1.000 benih yang ditanam. Nantinya, benih-benih ini akan menggunakan metode pertanian organik.

Salah seorang penggerak kelompok, Arsyi Bahaudin, menuturkan, bahwasnya pertanian organik menghasilkan tanaman yang lebih sehat. Sehingga baik untuk kesehatan tubuh.

Bacaan Lainnya

“Sudah banyak penelitian membuktikan bahaya mengkonsumsi bahan pangan dengan metode kimia. Jadi saya ingin masyarakat terutama petani harus paham tentang manfaat serta keunggulan pertanian organik. Apalagi organik ini baik untuk kesehatan,” tuturnya.

Dipilihnya lokasi hutan karena untuk sarana konservasi lingkungan.

” Penanaman ini dimaksudkan untuk pengembalian fungsi hutan. Juga untuk menjaga kelestariannya,” kata Arsyi.

Dalam acara penanaman, diikuti 1.000 orang petani muda yang tergabung dalam KTH (Kelompok Tani Hutan) Subur Makmur.

Arsyi mendorong, dengan adanya acara ini, dapat melahirkan generasi-generasi petani muda.

 

Oleh: Arief Syaefudin

Pos terkait