Mediakita.co – ‘SarTim penilai amati olahan teklur itikwo sari’, Kelompok Peternak Itik Desa Sarwodadi Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, melenggang ke Lomba Managemen Usaha Kelompok Peternak Itik tingkat nasional.

Langkah kelompok ternak itik satu ini pantas dibilang optimistis, lantaran bekal yang relatif cukup untuk menggapai prestasi lanjutan. Sebelumnya dua tahun berturut-turut Sarwo Sari meraih juara di tingkat Jateng. Juara 2 di tahun 2013 dan Juara 1 di tahun 2014.

Kelompok ternak ini didukung 37 anggota yang terdiri 20 peternak, 13 pengolah hasil ternak dan 4 orang membidangi pemasaran. Kegiatan peternakan itik di Sarwodadi secara nyata telah mendatangkan nilai tambah ekonomis, meningkatkan kesejahteraan peternak.

Populasi itik di desa ini mencapai 16.680 ekor atau masih dibawah 10% dari populasi itik di seluruh Pemalang yang mencapai 311.000 ekor. Lomba Managemen Usaha Kelompok Peternak Itik, dijadikan ajang pamer berbagai produk olahan didepan tim dari pusat pada 7 Juli lalu.

Para peternak seakan ingin menunjukkan potensi usaha ternak di daerhanya yang cukup prospektif untuk dikembangkan. Keberhasilan usaha ternak itik di desa ini tentu tidak lepas dari upaya pembinaan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut).

BACA JUGA :  Cara Unik Ini Ampuh Mengusir Lalat Hingga Tuntas

Seperti disampaikan melalui Kasi Pelayanan Usaha Peternakan Ir Suci Rahayu, MP yang ditemui mediakita.co di ruang kerja Bidang Peternakan Distanhut, Senin 3 Agustus.

Pembinaan meliputi bidang hulu, budi daya dan sektor hilir. Bidang hulu meliputi soal bibit, obat, pakan, peralatan maupun mesin dan permodalan. Sektor hilir meliputi pengolahan, pemasaran, sertifikasi produk dan promosi. (RN).