ajibpol
PERISTIWA

Mahfud MD : Polemik Kasus Tewasnya Brigadir J Menegangkan, Logika Publik Cerdas

JAKARTA, mediakita.co- Menko Polhukam Mahfud Md kembali menanggapi tingginya perhatian publik dalam mengikuti perkembangan penanganan kasus tewasnya Brigadir J.

Mahfud mengakui bahwa kasus tersebut telah menjadi polemik di media. Bahkan menurutnya, polemik tersebut dinilai cukup menegangkan.

“Polemik di media tentang tragedi tewasnya Brigadir J menegangkan,” kata Mahfud, melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (2/07/2022).

Meski demikian, Mahfud menyatakan bahwa dibalik ketengangan polemik tersebut juga tersungging senyum yang kecut. Hal itu dikatakan, menanggapi pernyataan pengacara keluarga brigadir J.

“Tapi di sela ketegangan tersungging juga senyum kecut saat Pengacara Keluarga Birigadir J bilang, “Kemarin katanya CCTV disambar petir, sekarang bilang CCTV ada. Seharusnya petirnya diperiksa juga”. Logika publik cerdas,” tandasnya.

Seperti diketahui, CCTV di rumah Ferdy Sambo sebelumnya dinyatakan rusak akibat tersambar petir dua minggu sebelum peristiwa baku tembak yang menewaskan Brigadir J.

Hal itu disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan nonaktif, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto pada Selasa, 12 Juli 2022.

“Kami juga mendapatkan bahwa di rumah tersebut CCTV-nya rusak kurang lebih dua Minggu lalu, sehingga tidak dapat kami dapatkan (rekamannya),” ucap Budhi.

Baca Juga :  Optimalkan Produktifitas Pertanian, Petani di Pemalang Dikenalkan Biosaka

Menyusul pernyataan Polri yang mengklaim telah menemukan CCTV di sekitar rumah Irjen Pol Ferdy Sambo yang sebelumnya dikatakan ‘mati.

Pernyataan tentang CCTV yang rusak dan kembali ditemukan tersebut menuai polemik netizen.  Polri didesak untuk menindak pihak yang menyatakan CCTV di rumah Ferdy Sambo rusak karena dinilai telah menyebarkan berita bohong.

“Jadi Gimana Nih? Apa Hukuman Bagi POLISI yang menyebarkan Hoax? Berita Palsu? Rusak Kesamber Petir eh sekarang ditemukan,” kata akun @Ndan_ari2201, Kamis (21/07/2022).

Artikel Lainnya