Mbah Samenah Akhirnya Terima Bantuan dari Relawan Setelah Bertahun – Tahun Hidup dalam Kemiskinan

Bagikan Artikel

PEMALANG, mediakita.co – Mbah Samenah (80) seorang warga Dusun Patoman, Desa Mandiraja, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menerima bantuan Relawan Facebook Mandiraja Club ( FBMC), pada Selasa (21/4) siang, di rumahnya. Hal itu dilakukan karena rasa prihatin atas kondisi mbah Samenah.

Menurut keterangan warga setempat, selama ini mbah Samenah sudah bertahun-tahun tinggal sendiri di gubuk kecil, dan sejumlah warga miskin lainnya, belum tersentuh program sosial dari pemerintah.

Relawan yang tergabung dalam Facebook Mandiraja Club ( FBMC) memberikan bantuan berupa paket sembako pada kegiatan sosial yang mereka lakukan pada hari Selasa siang ini.

Akromi Mashuri, Ketua Relawan Facebook Mandiraja Club (FBMC) mengatakan kegiatan tersebut didasari oleh kepedulian dan rasa prihatin atas kondisi Mbah Samenah warga yang membutuhkan, benar-benar tidak mampu dan belum tersentuh oleh program pemerintah, ungkap Akromi.

Mirisnya, selama bertahun-tahun hidup sendiri Mbah Samenah tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah baik itu PKH, BPNT, BLT atau bantuan-bantuan lainnya. Bahkan, selain tak punya BPJS, untuk program perbaikan rumah pun tidak juga dapat.

BACA JUGA :  Membangun Masyarakat yang Berpikir dan Bertindak Masuk Akal dalam Perspektif Karlina Supelli

Untuk menyambung hidup, perempuan sebatang kara ini sebelumnya hanya bisa mengharapkan belas kasihan tetangga dan warga sekitar dengan cara mengemis ( Mohon Maaf). Kini, setiap hari, ia hanya berdiam diri dirumah kecilnya selepas mengalami kecelakaan (terjatuh dari motor) yang mengakibatkan tangan kanannya sulit untuk digerakkan.

Kendati masih sanggup berjalan, namun harus tertatih-tatih karena tubuhnya semakin ringkih. Penglihatannya sudah mulai kabur dan mulai mengalami sedikit gangguan pendengaran.

“Kita berangkat dari keprihatinan karena banyak warga yang sangat membutuhkan tetapi belum tersentuh oleh pemerintah, Dan banyak bantuan yang tidak tepat sasaran.” imbuhan Akromi.

Akromi berharap Pemerintah Desa maupun Kabupaten Pemalang terkait , khususnya Dinas Sosial memperhatikan warga yang membutuhkan dan belum tersentuh program pemerintah. Dia mengatakan perlunya dilakukan penyesuaian data, agar program sosial pemerintah tepat sasaran dan menjangkau warga yang benar-benar tidak mampu, sehingga warga miskin dapat memperoleh hak-hak mereka sebagaimana mestinya.

Dalam hal terkait Mbah Samenah, Kepala Desa Mandiraja M.R.Syaekhudin, S.I.P menegaskan saat di hubungi melalui telvon seluler pribadinya, bahwa Mbah Samenah sudah pernah di bawa ke panti Jompo Pemalang namun, Mbah Samenah meminta pulang ke desanya, tambahnya.

BACA JUGA :  Kabar Sulitnya Elg 3 kg, Forpimka Moga Sidak Agen Elpiji

“Pemerintah Desa Mandiraja selalu memperjuangkan Mbah Samenah dan membuatkan KTP, tapi Mbah Samenah tidak mau bikin. Saat ini semua yang memenuhi persyaratan dalam menangani Mbah Samenah adalah Kaur Kesra.” ujar Kades.

Pemerintah Desa memberikan bantuan terhadap Mbah Samenah berupa WC dan tepat Cuci Tangan pada tahun 2019. Keluarga Mbah Samenah menyarankan agar ikut keluarganya yang rumahnya bagus tapi Mbah Samenah tidak mau, tegas Kades.

 

Tinggalkan Balasan

Next Post

Lagi, 2 Orang Berstatus PDP Corona Pemalang Meninggal Dunia

Rab Apr 22 , 2020
Bagikan ArtikelPEMALANG, mediakita.co – Mbah Samenah (80) seorang warga Dusun Patoman, Desa Mandiraja, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menerima bantuan Relawan Facebook Mandiraja Club ( FBMC), pada Selasa (21/4) siang, di rumahnya. Hal itu dilakukan karena rasa prihatin atas kondisi mbah Samenah. Menurut keterangan warga setempat, selama ini mbah […]
Lagi, 2 Orang Berstatus PDP Corona Pemalang Meninggal Dunia