JAKARTA, mediakita.co- Ngobrol Bareng Legislator merupakan program kerja sama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Kali ini program tersebut membahas kreatif dan produktif di dunia digital, Minggu (14/12/2025).
Ada tiga pembicara yang hadirkan.
Pertama, Mahfudz Abdurrahman, Anggota Komisi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menyampaikan tentang dunia digital memberi peluang besar untuk berkarya dan berprestasi. Dengan sikap kreatif, produktif, dan bertanggung jawab, teknologi dapat menjadi sarana untuk berkembang dan memberi manfaat.
Kedua, Ammar Mandili Lubis, seorang businessman, menjelaskan, bahwa salah satu cara teknologi mempengaruhi kreativitas adalah melalui akses informasi yang tak terbatas dengan internet, kita bisa menjelajahi berbagai ide, budaya, dan konsep dari seluruh dunia, yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi karya-karya kreatif.
Platform seperti YouTube, Pinterest, dan Instagram memungkinkan kita untuk melihat karya orang lain dan belajar dari mereka, sehingga ide-ide baru pun bermunculan.
Teknologi juga menyediakan alat-alat kreatif yang memudahkan proses penciptaan.
Ketiga, Faruqi selaku photopreuner, menerangkan, teknologi juga menuntut kita untuk terus beradaptasi dan belajar.
Kemampuan untuk memahami dan menggunakan teknologi terbaru menjadi kunci untuk tetap relevan dan kompetitif di dunia kreatif.
Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk terus mengasah keterampilan teknologinya agar dapat memanfaatkan potensi penuh dari era digital ini.
Kreativitas di era digital adalah tentang bagaimana kita menggunakan teknologi untuk mengubah ide-ide menjadi kenyataan.
Dengan menggabungkan imajinasi dan inovasi teknologi, kita bisa menciptakan sesuatu yang benar-benar baru dan berpengaruh. Era digital bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang emas untuk mengekspresikan kreativitas tanpa batas.
Ketiga pemateri sepakat bahwa dunia digital menawarkan peluang luas, tetapi memerlukan etika, adaptasi, dan konsistensi agar generasi muda mampu berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Oleh: Arief Syaefudin











