Plt Bupati Pemalang Perintahkan Jajarannya Tingkatkan Nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah

PEMALANG, mediakita.co- Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat memerintahkan jajaranya untuk meningkatkan nilai maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi. Hal itu dikatakan Mansur saat membuka kegiatan Penilaian Risiko Kecurangan (Fraud Risk Assesment/FRA) oleh BPKP Perwakilan Jawa Tengah di salah satu hotel di Pemalang, Senin (15/5/2023).

Bukan tanpa sebab ia memerintahkan hal tersebut, menurutnya, berdasarkan penilaian cepat maturitas SPIP Terintregrasi tahun 2022, Kabupaten Pemalang masih dalam kategori berkembang (level 2). “Rinciannya yaitu nilai Maturitas SPIP sebesar 2.066, nilai Manajemen Risiko (MRI) sebesar 1.378 dan nilai Indeks Efektifitas Pengendalian Korupsi (IEPK) sebesar 1.383,” ungkapnya.

Beberapa arahan Plt Bupati Pemalang untuk meningkatkan nilai SPIP Terintegrasi antara lain, Bappeda sebagai Unit Manajemen Resiko Kabupaten Pemalang diminta segera melaksanakan manajemen risiko dengan mengidentifikasi dan menganalisa risiko strategis tingkat pemerintah daerah, beserta rencana tindak pengendaliannya dan juga mengkoordinasikan pelaksanaan manajemen risiko di tingkat perangkat daerah.

Kepala perangkat daerah agar melakukan proses identifikasi dan analisis risiko mencakup risiko strategis dan risiko operasional tingkat perangkat daerah, beserta rencana tindak pengendaliannya.

“Dengan dilaksanakannya manajemen risiko baik di tingkat pemerintah daerah maupun di tingkat perangkat daerah, diharapkan akan diketahui risiko fraud/ kecurangan pada program/kegiatan, sehingga akan memudahkan dilakukan pengendalian atas risiko fraud tersebut,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh, menurutnya, rencana tindak pengendalian atas risiko fraud ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan oleh TAPD, dalam prioritas penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2023/APBD TA 2024.

 

Oleh: Arief Syaefudin

Pos terkait