PU Ngotot Tol Trans Jawa operasi 2018, padahal Pemalang-Batang mogol…
Pembangunan Tol Trans Jawa ruas Pemalang – Semarang Mangkrak, Kepercayaan Publik Hilang

Jakarta, mediakita.co – Meski proyek dua ruas Tol Trans Jawa, yakni Pemalang-Batang dan Batang-Semarang, tengah terkendala pembiayaan dari investor, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tidak mengubah target operasional tol tersebut pada 2018 mendatang.

Untuk memastikan hal tersebut, pemerintah akan berkonsentrasi mempercepat pembebasan tanah. “Kami tidak berubah target, justru kami mengkaji baik-baik pilihan yang ingin kami lakukan. Tujuannya kan rakyat ingin tahu bahwa itu (Tol Trans Jawa) dapat beroperasi sesuai jaminan menteri,” ujar Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga seperti dilansir  Bisnis.com, Rabu, (5/8).

Proses pembebasan lahan pada ruas Tol Pemalang-Batang masih di bawah 10 persen. Meski tidak menyebutkan angka pastinya, pihaknya mengklaim perkembangan proses pembebasan lahan di ruas Batang-Semarang di atas 10 persen. “Kami sudah ada penugasan para eselon I untuk memonitor membantu berkomunikasi dengan gubernur atau pejabat di daerah untuk mengakselerasi (pembebasan lahan) ini,” ucapnya.

Untuk memastikan bahwa ruas Tol Trans Jawa beroperasi sesuai rencana, pihaknya menargetkan proses pembebasan lahan dilakukan secara bertahap dan rampung pada pertengahan 2017. Adapun proses pengerjaan proyek akan dilakukan secara bertahap tanpa menunggu semua pembebasan lahan selesai.

BACA JUGA :  Kapolsek Pemalang Pantau Pelaksanaan Ujian Perangkat Desa di Kecamatan Pemalang

Tol ini dirancang memiliki panjang sekitar 1.000 kilometer serta menghubungkan Jakarta-Surabaya. Saat ini ruas tol yang siap dibangun sepanjang 600 kilometer dan separuhnya sudah beroperasi. Salah satunya Tol Jakarta-Cikampek-Palimanan-Pejagan sepanjang 266 kilometer.