Sebut Indonesia Akan Dipecah Belah Oleh Invisible Hand, Ganjar Pranowo: Kekuatan Kita Pancasila
Ganjar Pranowo Berpakaian Adat NTT (Foto:Pemprov Jateng)

JATENG, mediakita.co – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan bahwa Indonesia sepertinya akan dipecah belah oleh kekuatan yang tidak terlihat atau invisible hand. Hal ini diungkapkan Ganjar sehubungan dengan kejadian teror yang menggunang Makassar hari minggu lalu dan aksi coboy Zakiah di Mabes Polri dua hari kemarin.

‘Bangsa ini sepertinya akan dipecah belah belah oleh invisible hand yang tidak kelihatan’ ucap Ganjar di hadapan peserta seminar yang dilakukan Bakesbangpol Jawa Tengah (02/04/2021).

Dalam acara yang dihadiri para tokoh lintas iman dan para akademisi tersebut Ganjar menuturkan bahwa untuk menghadapi rencana keji tersebut kekuatan kita ada Pancasila khsususnya Sila Ketiga Persatuan Indonesia. Hanya dengan itu maka Ketuhanan yang Maha Esa akan dimaknai dengan baik.

‘Kekuatan kita di Pancasila itu Sila Persatuan Indonesia, maka Ketuhanan Yang Maha Esa musti kita artikan bahwa semua agama itu baik untuk seluruh pemeluk-pemeluknya dan kita harus saling menghormati, titik tidak ada komanya’ ucap Ganjar.

Hal itu menurut Ganjar sebagai ciri bangsa Indonesia yang saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Karena itu sudah dilakukan nenek moyang kita karen hal itu adalah nilai-nilai kultural Indonesia.

BACA JUGA :  Penebangan Pohon Diprotes | Radar Pekalongan

‘Memang seperti itu, mbak-mbak kita dulu sudah begitu, tugas kita kemudian dengang nilai-nilai kultural yang kita miliki kita dorong, maka kalau kemudian semua bisa berembuk, memborbardir jejaring-jejaring medsos ini dengan kalimat baik, contoh yang baik luar biasa’ ucap Ganjar lagi

Lebih jauh Ganjar mengungkapkan bahwa maraknya sikap intoleran dan radikalis di Indonesia sebagai akibat dari banyaknya generasi kita yang menjadikan media sosial sebagai tempat belajar agama yang tidak benar. Ganjar menyebut jamaah Youtubepiah, twitterpiah, facebookpiah dan instagrampiah. (Prb/mediakita.co)