Headline

Jumat, 17 April 2026
ajibpol
PEMALANG

Tembok di Pemalang Roboh, Banyak Warga Jadi Korban

PEMALANG, mediakita.co- Tembok bangunan eks bioskop Sultan Pemalang roboh, Senin pagi (16/3/2026).

Robohnya tembok itu mengakibatkan sejumlah warga yang saat itu melintas menjadi korban.

Akibatnya, mereka dilarikan ke rumah sakit (RS) untuk menjalani perawatan medis.

Kejadian tersebut (tembok roboh) berlokasi di Jalan Sindoro, Kelurahan Mulyoharjo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun mediakita.co, korban luka tidak hanya satu orang saja, melainkan ada beberapa orang.

Bahkan, ada yang mengalami luka berat, yaitu patah tulang di bagian kaki.

Salah seorang warga bernama Rendhi, mengatakan, jika robohnya tembok dipengaruhi oleh proyek yang ada di sekitar lokasi.

“Kemungkinan itu pengaruh proyek ya, karena di situ ada pengerjaan gorong-gorong (saluran air),” kata Rendhi.

Terpisah, saat dikonfirmasi mediakita.co, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemalang, Joko Tri Asmoro, menerangkan, pada saat tembok roboh tidak ada aktivitas proyek.

“Saat kejadian, tidak ada aktivitas pekerjaan. Tembok roboh begitu saja, mungkin karena faktor usianya yang sudah lama,” terangnya via telepon.

Baca Juga :  PTSL di Pemalang Targetkan 32 Ribu Tanah Bersertifikat

Namun demikian, pihaknya sudah meminta kontraktor untuk bertanggung jawab kepada korban-korban yang terluka.

“Saya minta agar penyedia bertanggung jawab, dan alhamdulillah mereka juga sudah menjenguk korban di rumah sakit,” ujar Joko.

Dirinya juga menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam kepada korban dan mendoakan agar mereka lekas sembuh.

Sebagai informasi, perusahaan yang menggarap proyek di Jalan Sindoro bernama CV Mentari Persada.

Papan Informasi Pekerjaan Jalan Sindoro
Papan Informasi Pekerjaan Jalan Sindoro

Proyek tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemalang tahun 2026, dengan nilai kontrak mencapai Rp 1,4 miliar.

 

Oleh: Arief Syaefudin

Artikel Lainnya

Indeks Berita Memuat...Tidak Adal Lagi Postingan.