Ternyata Korban Kebakaran Pom Bensin Bojongbata Sedang Hamil 7 Bulan
pom bensin bojongbata kabupaten pemalang terbakar

PEMALANG, mediakita.co – Korban Kebakaran SPBU 44.523.06 Bojongbata jalan Gatot Subroto Kabupaten Pemalang, ternyata sedang mengandung 7 bulan. Korban yang merupakan karyawan SPBU tersebut belakangan diketahui bernama Ningrum, warga Kelurahan Bojongbata-Kecamatan Pemalang.

Saat kejadian kebakaran, sempat membuat para pengendara lainnya yang berada dilokasi tersebut panik dan berhamburan menyelamatkan diri masing-masing.  Beruntung, api tidak sempat membesar karena berhasil di padamkan dengan alat pemadam oleh Rudi Karyawan SPBU lainnya.

Menurut Kapolsek Pemalang, AKP Tarhim menyatakan, saat ini pengendara mobil Avanza berwarna putih ber plat nomor Polisi “B” yang mengisi bahan bakar jenis premium dan mengakibatkan SPBU Bojongbata kebakaran ini masih dalam pengejaran kepolisian.

“Kejadian tersebut di sebabkan karena pengendara menjalankan mobilnya sebelum pengisian BBM selesai. Akibatnya, selang pengisi BBM tersangkut dan terseret sehingga merobohkan boks mesin pompa pengisian bensin yang menyebabkan kebakaran. Saat itu ada upaya pengejaran terhadap mobil tersebut. Tapi karena mobil melaju dengan speed yang tinggi, maka upaya pengejaran belum berhasil karena kehilangan jejak” jelasnya.

BACA JUGA :  Seknas JOKOWI : Memandirikan Desa Melalui BumDes Gandeng RNI dan Pupuk Kujang

Namun demikian, ujar Kapolsek Pemalang Kota ini menambahkan, upaya penyidikan masih dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

” Penyidikan kami lakukan dengan melibatkan semua pihak terkait, baik dengan pertamina maupun dengan melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah Jawa Tengah terkait dengan bukti rekaman CCTV,” Paparnya.

Sementara dari hasil pemeriksaan medis RSUD Pemalang terhadap  korban kebakaran Pom Bensin Bojongbata yang juga karyawan SPBU tersebut, sejauh ini diketahui hanya mengalami luka bakar di kaki bagian kanan-nya saja.  Tidak ada luka serius atau gangguan kesehatan lainnya yang derita korban.

Redaksi : mediakita.co