Update Corona di Indonesia, 25 Maret: Tambah 105 Kasus Baru, Total 790 Kasus. Di Iran, Kasus Kematian Warganya Setiap 12 Menit 1 Orang

NASIONAL, mediakita.co— Pemerintah telah perbarui data pasien kasus infeksi virus Corona (COVID-19), hari ini. Berdasarkan data kasus harian yang dihimpun secara berkala, tercatat kasus positif Corona bertambah menjadi 790 kasus.

“Total kasus positif 790, ini angka kumulasi,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, Rabu (25/3/2020).

Yusri menyebut koreksi data 686 pasien positif kemarin, hari ini bertambah 105 kasus baru sehingga totalnya 790 kasus.

Data ini dihimpun hingga pukul 12.00 WIB hari ini. Ia juga menyampaikan adanya penambahan tiga kasus kematian akibat Covid-19 dari hari sebelumnya, sehingga totalnya menjadi 58 kasus.

Yuri menambahkan, hari ini ada penambahan tiga pasien yang sembuh.

Terpisah, di Iran, data kasus kematian warga Iran dilaporkan setiap 12 menit terdapat satu warga dinyatakan meninggal dunia karena virus Corona.

Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Iran seperti diberitakan kantor berita resmi Iran, IRNA dan dilansir Xinhua, Rabu (25/3/2020).

Dikutip dari detik.com, Kepala Pusat Informasi dan Relasi Publik Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Medis Iran, Kianush Jahanpur, mengatakan bahwa beberapa hari terakhir ini, jumlah kasus virus corona telah menunjukkan tren meningkat di ibu kota Teheran dan sejumlah provinsi di Iran.

Jahanpour mengatakan pada Selasa (24/3) waktu setempat, bahwa sebanyak 1.762 kasus baru telah terkonfirmasi dalam waktu 24 jam terakhir. Sejauh ini, sebanyak 24.811 orang di Iran diketahui telah terinfeksi virus corona.

Dia mengumumkan adanya 122 kematian baru akibat coronavirus, sehingga kini jumlah total kematian telah mencapai 1.934 jiwa. Ini menjadikan Iran sebagai salah satu negara yang paling terdampak pandemi virus corona.

Iran menjadi negara dengan jumlah kematian tertinggi keempat di dunia akibat virus corona, setelah Italia, China dan Spanyol. Namun tidak seperti negara-negara tersebut, Iran hingga kini belum memberlakukan lockdown terhadap warga negaranya.

Bahkan sebaliknya, negeri itu kini tengah menikmati libur Tahun Baru Persia ketika jalan-jalan di negara tersebut dipenuhi orang-orang yang mengunjungi sanak keluarga.

Meskipun otoritas Iran telah menyerukan warga untuk tidak keluar rumah, namun banyak orang tetap memenuhi jalan-jalan seperti biasa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PCNU Pemalang Keluarkan Taushiyah Pedoman Ibadah Bagi Warga Pemalang

Putra Mahkota Kerajaan Inggris, Pangeran Charles Sakit Terinfeksi Virus Corona

Putra Mahkota Kerajaan Inggris, Pangeran Charles Sakit Terinfeksi Virus Corona