Vaksinasi di Kabupaten Brebes Masih Rendah
Dokumen istimewa, Bupati Brebes saat di vaksin

BREBES, Mediakita.co – Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah masih rendah pada hari ketiga pelaksanaan. Berdasarkan data Progres Vaksinasi Dinas Kesehatan Jateng per 27 Januari 2021, Kabupaten Brebes merupakan daerah yang capaian vaksinasinya paling rendah, yakni hanya 0,13 persen, padahal, Dinas Kesehatan Provinsi Jateng menargetkan vaksinasi tahap pertama di seluruh kabupaten/kota rampung pada Kamis (28/1).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo mengungkapkan, pihak Pemkab Brebes belum memberikan alasan atau penyebab kenapa proses vaksinasi di wilayah tersebut lamban.

“Baru 20 orang nakes di Brebes atau 0,13 persen yang sudah disuntik vaksin. Padahal jumlah nakes keseluruhan di wilayah itu yang harus divaksin sebanyak 5.591 orang,” ujar Yuli – sapaan akrabnya pada konferensi pers secara daring Rabu (27/1/2021).

Pihaknya meminta pemkab setempat mempercepat proses vaksinasi nakes. Dalam proses pengiriman vaksin ke wilayah tersebut, lanjutnya, juga tidak ada masalah. Semua serentak dikirim ke masing-masing daerah tanpa ada kendala. Padahal vaksinasi tahap pertama ditarget rampung Kamis (28/1/2021) ini.

BACA JUGA :  Ketua dan Pengurus DKD Periode 2020-2025 Brebes Dilantik, Aset Seni Budaya Brebes Harus di Inventarisir

“Saya minta Brebes segera menyesuaikan surat edaran Sekda Provinsi, di suratnya sudah tegas kenapa hingga hari ini belum bergerak,” katanya.

Menurut Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid Kabupaten Brebes, Imam Budi Santoso mengakui masih rendahnya capaian vaksinasi tersebut. Hal ini menurutnya karena vaksinasi baru dilakukan terhadap 10 pejabat dan tokoh masyarakat, Senin (25/1).

“Untuk vaksinasi tenaga kesehatan baru akan kami mulai besok pagi, serentak,” kata Imam saat dikonfirmasi, Rabu (27/1).

Lanjut Imam, vaksinasi terhadap tenaga kesehatan belum dilakukan karena Dinas Kesehatan masih harus menyiapkan pendistribusian vaksin dan fasilitas pelayanan kesehatan yang sudah ditetapkan sebagai tempat vaksinasi. Rencananya, pendistribusian vaksin baru mulai dilakukan pada Rabu petang (27/1).

Imam menyebutkan, ada 54 fasilitas layanan kesehatan yang sudah disiapkan untuk tempat vaksinasi terdiri dari 38 puskesmas, 14 rumah sakit, dan dua klinik kesehatan.

“Setelah didistribusikan, vaksinasi akan langsung mulai dilakukan besok. Targetnya selesai besok. Dalam sehari akan dikebut vaksinasi kepada 5.591 tenaga kesehatan,” Pungkasnya. (jun/don/mediakita.co)