Volume Sungai Pemali Sentuh Gelagar, Jembatan Pantura Pemali Sebelah Utara Ditutup

BREBES, Mediakita.co,- Jembatan Sungai Pemali di sebelah Utara ditutup sementara. Penutupan tersebut dikarenakan debit ketinggian air sungai sangat mengkhawatirkan, dan aliran sungai sangat deras serta menerjang gelagar jembatan. Hal ini dikhawatirkan akan mempengaruhi kontruksi jembatan. Untuk itu penutupan jembatan dilakukan dan dialihkan ke Jembatan Kali Pemali sebelah Selatan bagi kendaraan roda empat dan kendaraan berat. Langkah ini dilakukan karena volume debit air Sungai Pemali terus naik serta sudah menyentuh level merah, Rabu (13/12021).

Penutupan Jembatan Pemali sisi Utara, arah Jakarta-Tegal, dilakukan Jajaran Satlantas Polres Brebes bersama Satker Pekerjaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 PPK 1.1 Provinsi Jawa Tengah. Jembatan mulai ditutup sekitar pukul 10.30 WIB dengan memasang barikade di jalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Juniar Perkasa mengatakan, jembatan yang ditutup adalah jembatan lama yang dibangun tahun 1971. Jembatan ini rawan hanyut karena bagian gelagar sudah terendam air sungai dengan arus deras, dikarenakan dorongan arus sungai yang mengenai gelagar sangat beresiko bisa menggeser badan jembatan.

BACA JUGA :  Terjadi Lagi Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur

“Ini untuk mengantisipasi timbul korban jika jembatan itu hanyut. Karena bagian gelagar sudah terendam air yang cukup deras,” kata Juniar kepada wartawan saat meninjau jembatan Pemali.

Sementara menurut KBO Satlantas Polres Brebes Iptu Triyono, penutupan ini hanya berlaku untuk kendaraan roda empat atau lebih. Kendaraan akan dialihkan ke jembatan sebelah selatan, namun untuk kendaraan roda dua masih bisa melintas di jembatan sisi Utara.

“Kendaraan roda empat atau lebih sementara dialihkan ke jembatan sisi selatan. Ini untuk mengurangi resiko jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Triyono.

Penutupan ini berlaku sampai ketinggian air pada posisi aman. Nantinya akan terus dipantau sampai kondisi air sungai dianggap aman, tidak lagi merendam bagian gelagar. Dalam memudahkan pengaturan lalu lintas, polisi memasang water barrier di pintu masuk jembatan lama.

Untuk saat ini pantauan dilapangan, volume air sungai Pemali masih tinggi dan sangat deras. Untuk itu bagi warga sekitar diminta tetap waspada dan bagi pengendara yang melintas harap selalu berhati-hati. (Jun/don/Mediakita.co)