Webinar Mahasiswa KKN RDR 75 UIN Walisongo: Peduli Kesehatan Mental Akibat Pembelajaran Jarak Jauh
Webinar Mahasiswa KKN RDR 75 UIN Walisongo

NASIONAL, mediakita.co,- Merespon fenomena maraknya stress yang dialami pelajar dalam melaksanakan pembelajaran dalam jaringan (daring), mahasiswa Kelompok 105 KKN RDR 75 UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan webinar bertemakan “Mencegah Psikomatis akibat Stress dalam Menghadapi Pembelajaran Daring”. Webinar diadakan pada Senin, 19/10/2020 via Zoom Clouds Meeting. Webinar berlangsung selama 2 jam, dan diikuti oleh pelajar serta mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia.

Selaku Pembicara, mahasiswa KKN RDR Kelompok 105 menghadirkan Lucky Ade Sessiani, S. Psi., M. Psi. yang merupakan psikolog sekaligus salah satu dosen Fakultas Psikologi Dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang dan dimoderatori oleh salah satu mahasiswi Jurusan Psikologi UIN Walisongo Semarang, Murni Rusdiana.

Stress Bisa Terjadi Pada Siapapun

Lucky Ade Sessiani, S. Psi., M. Psi. menekankan bahwa stress bisa terjadi pada siapapun. Dan, beberapa tanda-tanda stress ditunjukkan oleh permasalahan psikis maupun fisik (Psikosomatis). “Berdasarkan penelitian di University of Michigan, sakit perut, sakit kepala, nyeri dada, mudah lelah, nyeri pada lengan, nyeri punggung, sulit bernafas, rasa khawatir terhadap kesehatan yang berlebih dan gelaja fisik lain yang berasal dari penyakit yang diderita merupakan permasalahan-permasalahan fisik yang biasanya mengindikasikan Stress,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sikap PGI Terhadap Penembakan Pdt. Yeremias

“Psikosomatis merupakan gejala fisik penanda stress. Untuk mengatasi psikosomatis harus dilakukan dengan mengelola stress. Mengelola stress bisa dilakukan dengan menghargai diri sendiri, menerima dan memberi pujian, membina hubungan yang positif dalam keluarga, tentukan prioritas dan perbanyak silaturahim. Kelola emosi dengan baik, membiasakan diri dengan perubahan, ikut kegiatan sosial, mengelola stress”, ungkap Psikolog sekaligus Dosen Psikologi kelahiran Semarang ini.

Lucky juga mengungkapkan bahwa dalam Islam, ada juga istilah Muraqabah (memusatkan perhatian bahwa dirinya terhubung dengan Allah melalui hati, pikiran dan tubuhnya). Muraqabah bisa dilakukan untuk memahami dan mengelola Stress. Muraqabah ala Al- Ghazali antara lain doa, dzikir, membaca Al- Quran dan berkontemplasi (merenung dan merefleksi).