Headline

Selasa, 21 April 2026
ajibpol
NASIONAL

Bawaslu Tana Toraja Buka Kesempatan bagi 40 Pemuda/Mahasiswa (OKP, Ormas) yang Berkeinginan Jadi Kader Pengawas Partisipatif

Tana Toraja, Mediakita.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tana Toraja kembali membuka peluang emas bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam demokrasi. Kali ini, Bawaslu mencari 40 orang kader terbaik dari kalangan Pemuda, Mahasiswa, serta perwakilan OKP dan Ormas untuk bergabung dalam Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahap II.

Program ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan tahap pertama pada Februari lalu, dengan visi besar: “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat.”

Mencetak Penggerak Demokrasi dari Sektor Sipil

Pendidikan kader ini dirancang khusus untuk memperkuat pengawasan pemilu berbasis masyarakat. Fokus utama sasarannya adalah kelompok masyarakat sipil, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi kepemudaan, mahasiswa, hingga organisasi sosial dan keagamaan.

Theofilus Lias Limongan, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Tana Toraja, menegaskan pentingnya keterlibatan kolektif ini.

“Kami ingin membangun sinergi kuat dengan masyarakat untuk meredam apatisme politik dan memastikan partisipasi yang inklusif. Target kami adalah 40 kader yang siap menjadi penggerak di komunitasnya masing-masing,” ungkapnya.

Metode Belajar Hybrid dan Materi Komprehensif

Peserta yang terpilih akan mengikuti proses pembelajaran modern selama satu minggu secara daring (melalui Google Classroom) yang mencakup modul dan video audio visual, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi tatap muka yang mendalam.

Baca Juga :  Beredar Video Ganjar Sendirian Disambut Sorak Warga Wadas Tolak IPL di Medsos, Jari Nusantara : Ganjar Mempraktekkan Ajaran Pemimpin Ikhlas

Materi yang akan dipelajari meliputi enam pilar utama:

  1. Teknis pencegahan pelanggaran dan sengketa proses.

  2. Mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran.

  3. Permohonan penyelesaian sengketa.

  4. Pengembangan gerakan pengawasan partisipatif.

  5. Penguatan jaringan dan pemberdayaan komunitas.

  6. Pengawasan partisipatif berbasis digital.

Jadwal dan Evaluasi

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dari Mei hingga Desember 2026 di wilayah Tana Toraja. Setiap peserta diwajibkan menyusun catatan kritis reflektif sebagai syarat mengikuti diskusi bersama fasilitator internal Bawaslu.

Kelulusan peserta akan ditentukan melalui pre-test, post-test, keaktifan diskusi, serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) individu. Sebagai bentuk apresiasi dan legalitas, peserta yang memenuhi syarat akan menerima sertifikat resmi dari Ketua Bawaslu RI.

Cara Mendaftar

Bawaslu Tana Toraja mengundang para pemuda dan aktivis organisasi yang memiliki integritas tinggi untuk segera mendaftarkan diri. Pendaftaran Di Mulai 1 Mei 2026. Ini adalah kesempatan untuk berkontribusi nyata dalam menjaga martabat Pemilu 2029.

Untuk informasi pendaftaran lebih lanjut dan detail kegiatan, masyarakat dapat langsung menghubungi atau mendatangi Kantor Bawaslu Tana Toraja.

Baca Juga :  Marak Saling Lapor Menggunakan UU ITE, Presiden Ke Kapolri: Terjemahkan Pasal Multitafsir Secara Hati-Hati

Cegah, Awasi, Tindak! Mari Kawal Pemilu 2029 yang Berintegritas.

(Redaksi/mediakita.co)

Artikel Lainnya

Indeks Berita Memuat...Tidak Adal Lagi Postingan.