Anies Gagal Lakukan Edukasi Hingga Sepertiga Warganya Anggap Vaksin Covid 19 Tak Halal
Anies Baswedan (Foto: Metro Tempo.co)

JAKARTA, mediakita.co – Hasil survei yang dilakukan oleh Lapor Covid 19, Lab Intervensi Sosial dan Krisis Fakultas Psikologi UI dan Social Resilience Lab mengungkapkan bahwa sepertiga warga DKI Jakarta masih khawatir vaksin covid 19 tidak halal.

Surveri yang dilakukan terhadap 57.231 responden tersebut bertujuan untuk menggali hambatan dan memetakan persepsi warga DKI Jakarta terkait vaksinasi.

Ketua peneliti dan kolabolator Lapor Covid-19 Dicky Pelupessy dalam keterangannya mengungkapkan bahwa sepertiga responden (10.789 responden) khawatir bahwa vaksin covid-19 tidak halal.

“Sepertiga responden (10.789 orang) khawatir bahwa vaksin Covid-19 tidak halal,” ungkap Dicky Pelupessy Minggu (13/6) seperti dikutip dari CNN Indonesia

Selain itu terungkap pula bahwa 34 persen responden atau 16.102 orang masih memiliki kekhawatiran terhadap kemanjuran vaksin Covid-19 dan 32 persen warga DKI Jakarta yang masih menganggap vaksin covid-19 belum bisa melindungi penerima dari infeksi virus corona.

Menanggapi hal tersebut penggiat media dan sosial politilk Ferdinand Hutahaean menuding bahwa hal tersebut terjadi karena gagalnya Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta mengedukasi warganya.

BACA JUGA :  Eksepsi Rizieq Ditolak Pengadilan, Ferdinand: Alhamdulillah, Saya Senang

Menurut Ferdinand meskinya sebagai kota yang lebih maju dari daerah lain tak lagi memiliki berita seperti itu. Sebab menurut Ferdinand warga Ibu Kota lebih mudah mengakses informasi.

‘Mestinya Jakarta sbg kota yang lebih maju dari daerah lain dan sbg kota yang lbh mudah mengakses informasi dan berita tak lagi ada yang seperti ini. Mgp ini terjadi? Salah satu faktor penyebabnya adalah pd Gubernur nya. Dia gagal mengedukasi rakyat krn jgn2 dia pun bagian 1/3 ini’ tulis Ferdinand melalui akun twitternya https://twitter.com/FerdinandHaean3 (Prb/mediakita.co)