Anies Pernah Pamer Jakarta Tidak Macet, Sekarang Macet Lagi, Ferdinand: Gubernurnya Malu Gak ya?
Jakarta Macet Lagi (Foto:Sindonews)

JAKARTA, mediakita.co – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di hadapan Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Jakarta berhasil keluar dari 10 Kota termacet di dunia.

‘Izinkan kami melaporkan bahwa Jakarta pada tahun 2020 ini keluar dari daftar 10 besar kota termacet di dunia,” ujar Anies di Istana Negara, Selasa (9/2/2021) seperti dikutip dari Kompas.com

Ketika itu Anies menyampaikan hal itu berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh TomTom Traffic Index yang menempatkan DKI Jakarta di urutan ke-31 dari 216 kota besar di dunia.

‘Alhamdulillah di tahun 2020 kita menjadi ranking 31,” pamer Anies.

Namun Dishub baru-baru ini mengungkapkan bahwa kepadatan lalu lintas di ibukota hampir mendekati masa sebelum pandemic covid-19. Menganggapi hal itu Anggota Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Oman Rohman meminta agar aturan ganjil genap diterapkan kembali untuk mengurangi kemacetan.

“Kalau sudah padat mendekati normal, berlakukan saja ganjil genap, supaya nggak macet,” Oman Rohman Rakinda kepada wartawan, Kamis (1/4/2021).

Menanggapi hal tersebut Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir Gubernur DKI Jakarta melalui akun twitternya https://twitter.com/FerdinandHaean3.

BACA JUGA :  Islamic Law Firm Siap Dampingi Hesti Perempuan Bercadar yang Memelihara Puluhan Ekor Anjing

Pasalnya menurut Ferdinand Anies pernah teriak-teriak tentang Jakarta yang telah keluar dari predikat 10 kota termacet di dunia.

‘Gubernurnya nanti malu ngga? Sudah teriak2 kalau Jakarta keluar dari 10 besar kota macet’ tulis Ferdinand

Meski demikian dirinya tidak mempersoalkan jika orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut tidak merasa malu. Karena menurut Ferdinand Anies sudah terbiasa mengklaim apa yang bukan pekerjaannya.

‘Tapi ngga apa2 sih, orang begitu nggak akan malu koq, klaim macet turun saja ngga malu seolah sbg sebuah kinerja padahal krn covid. Iya ngga Nies?’ sindir Ferdinan lagi. (Prb/mediakita.co)