Denyut Nadi SBY dan Jusuf Kalla Disebut Sebagai Episentrum Situasi Indonesia Saat Ini
SBY dan JK (Foto: Twitter Anak Kolong)

NASIONAL, mediakita.co – Susilo Bambang Yudhoyon (SBY) dan Jusuf Kalla adalah dua tokoh nasional yang selama ini disinyalir sebagai episentrum dari kekacauan yang terjadi selama ini di Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh seorang Netizen beranama Anak Kolong. Anak Kolong melalui akun twitternya https://twitter.com/eLFathir_ mengungkapkan bahwa apapun situasinya ia tetap fokus pada dua orang ini. Menurutnya denyut nadi dua orang inilah yang menjadi episentrum situasi Indonesia selama ini.

‘APAPUN SITUASINYA | saya tetap memilih untuk fokus pada “DENYUT NADI” kedua orang ini. . . . Karena merekalah “EPISENTRUM” nya. .’ tulis akun https://twitter.com/eLFathir_ diserta foto SBY dan JK dan CC langsung ke akun twitter Menkopolhukam https://twitter.com/mohmahfudmd .

Cuitan akun Anak Kolong tersebut dibenarkan oleh hampir semua netizen yang merespon cuitan tersebut. Akun https://twitter.com/Sugiyar65150681 misalnya menyebutkan bahwa dugaannya tidak meleset setelah pihak SBY dan JK bertemu pasti ada kejadian.

‘Habis pertemuan itu tebakanku engga meleset kan pasti ada kejadian yg lumayan…And then to be continued’ cuitnya.

Beberapa netizen juga mengungkapkan bahwa dua orang ini adalah mentor keserakahan dan tak pernah kehabisan cara untuk tetap berkuasa.

BACA JUGA :  Jokowi – Ma’ruf Terus Pimpin Perolehan Suara Berdasarkan Situng KPU

‘Mereka berdua sudah jadi Mentor Keserakahan dalam Berkuasa…miris …,Modar Ora Digowo’ tulis https://twitter.com/Winardi_643

“Mereka yang tak pernah kehabisan cara untuk tetap ” berkuasa ” kata akun https://twitter.com/GotpaderNKRI

Selain itu kedua orang ini juga disebut netizen sebagai orang yang tidak pernah puas dan bersyukur padahal mereka telah memiliki segalanya.

‘Mereka seperti kagak ada puas2nya hidup di dunia padahal segalanya punya kok kagak pernah bersyukur dan selalu mengeluh terutama yg bongsor itu’ sebut akun https://twitter.com/nawantityastuti

Tak hanya itu mereka juga disebut sebagai orang yang berperilaku seperti non pribumi karena berkolaborasi dengan komplotan asal Yaman.

‘Mereka memang bukan non-pri tapi kelakuan mereka berdua mirip² dengan para pendatang dari yaman dan ber-kolaborasi dengan gerombolan yaman’ tuduh akun https://twitter.com/deflexlacuna09 (Prb/mediakita.co)