Dalam Kurun Waktu 2 Minggu, Harga Sapi di Kabupaten Pekalongan Naik Hingga 2 Juta
Dalam Kurun Waktu 2 Minggu, Harga Sapi di Kabupaten Pekalongan Naik Hingga 2 Juta

Pekalongan, Mediakita.co- Jelang hari Raya Kurban, harga sapi lokal di Kabupaten Pekalongan melonjak hingga Rp 2 juta per ekor. Kenaikan harga sapi ini sering terjadi setiap kali menjelang Idul adha lantaran meningkatnya jumlah permintaan.

Salah satu pedagang sapi asal Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, M Ashon (37), kemarin (7/8), mengatakan, harga sapi setiap saat mengalami kenaikan. Salah satunya sapi lokal jenis carolais yang banyak diminati masyarakat.

Dikatakan, sapi  jenis ini dengan bobot 130-140 kg, sekarang sudah mencapai angka Rp 14 juta sampai Rp 16 juta per ekor. Kenaikan harga tersebut cukup drastis bila dibandingkan harga dua minggu lalu yang hanya berkisar Rp 12,5 juta per ekor. Sedangkan untuk sapi yang jantan berbobot 145-160 kg, harganya naik dari sekitar Rp 14 juta menjadi Rp 16 juta sampai Rp 27 juta per ekor.

“Harga ini akan terus naik seiring meningkatnya jumlah permintaan terhadap sapi menjelang Iduladha. Kita lebih banyak mengeluarkan yang betina karena banyak yang minta. Sebab, betina harganya lebih terjangkau dan dagingnya lebih banyak,” terang Ashon.

BACA JUGA :  Peredaran Vaksin Palsu di Pemalang, Ini Penjelasan Resminya

Pria yang sudah melakoni bisnis sapi sejak 4 tahun lalu ini mengaku, rata-rata sapi miliknya habis 40 ekor setiap Hari Raya Kurban. Sapi dagangannya tersebut telah menembus pasar Pemalang hingga Batang. Setiap hari, sekitar 3 sampai 4 ekor sapi miliknya terjual.

“Sampai saat ini, sudah 11 sapi yang terjual. Sedangkan lebaran tahun lalu ada sekitar 40 sapi yang terjual. Distribusi sampai Pemalang, Pekalongan dan Batang. Paling ramai di Kabupaten Pekalongan,” ujar dia.

ia menambahkan sapi-sapi tersebut adalah hasil dari peternakan di Paninggaran,”Sapi-sapi ini hasil peternakan di Kecamatan Paninggaran,” tambahnya.

(MK 016)