Netizen Sebut JK dan Hidayat Nurwahid Pendukung Teroris, Ferdinand: Jangan Menuduh Nanti Dipolisikan
JK dan Hidayat Nurwahid (Foto:Nasional Tempo.co)

NASIONAL, mediakita.co – Berhembusnya isu pemerintah akan menerbitkan Perpu tentang terorisme membuat netizen jadi ramai. Sebagian besar menilai bahwa Perpu tentang terorisme sangat diperlukan untuk melindungi masyarakat dari aksi tak berperikemanusiaan tersebut.

Meski demikian beberapa netizen mengunggah ulang jejak digital beberapa tokoh yang terang-terangan menolak diterbitkannya UU atau pun Perpu tentang teroris.

Tokoh yang menolak UU atau Perpu diterbitkan adalah Mantan Presiden Jusuf Kalla (JK) dan politisi kawakan PKS Hidayat Nurwahid.

Pada tahun 2018 lalu JK mengeluarkan pernyataan bahwa Perpu terorime tak perlu diterbikan. Sedangkan Hidayat Nurwahid menyebut itu sebuah ancaman. Pernyataan itulah yang diunggah oleh seorang netizen yang bernama Gareng G melalui akun twitternya https://twitter.com/GarengHallu disertai caption ‘Pendukung teroris’ sembari menunjuk kepada JK dan Hidayat.

Unggahan tersebut lalu ditanggapi dan diunggah ulang oleh Ferdinand Hutahaean Mantan Politisi Demokrat melalui akun twitternya https://twitter.com/FerdinandHaean3 sembari menasihati.

‘Jangan menuduh, awas dilaporkan Polisi.’ Tulis Ferdinand

Namun meski demikian Ferdinand menyarankan hal tersebut ditanyakan langsung ke Hidayat Nurwahid dan JK. Apakah beliau masih sepakat bahwa teroris adalah musuh bersama?.

BACA JUGA :  Berikut Daftar 45 Inovasi Pelayanan Publik Terbaik Indonesia

‘Sebaiknya tanya @hnurwahid dan @Pak_JK apakah beliau sepakat dgn kita bahwa terorisme musuh bersama? Kalau sepakat, mgp menolak Perpu? Bukankah Perpu utk melindungi kita semua dr serangan teroris? Pak JK dan Pak HNW msh sepakat dgn kita?’ cuit Ferdinand. (Prb/mediakita.co)