Diduga Selingkuhi Warga, Kadus Tegong Digeruduk

GERUDUG – Warga datangi Balaidesa Sungapan menggeruduk Kadus Tegong yang diduga melakukan perbuatan perselingkuhan demgan warganya.
M. RIDWAN

PEMALANG – Puluhan warga menggeruduk Balaidesa Sungapan, Kecamatan Pemalang, Rabu (18/10). Kedatangan mereka untuk menuntut kejelasan permasalahan yang menjadi buah bibir atas dugaan perselingkuhan antara Kadus III Tegong desa setempat dengan salah satu warganya beberapa bulan terakhir.

Diketahui, AM, Kepala Dusun III wilayah Tegong, Desa Sungapan, Kecamatan Pemalang, diduga telah melakukan perselingkuhan dengan seorang wanita berinisial B, warga desa tersebut hingga hamil dan melahirkan seorang putra. “Kami (warga) sudah berusaha kooperatif, namun karena kami merasa belum ada kepastian, akhirnya kami datang ke balaidesa menuntut penyelesaian masalah ini,” ujar salah satu perwakilan warga.

Puluhan warga itu, mendatangi balaidesa sejak pagi hari. Aksi adu argumen pun terjadi dimana audiensi atas masalah Kadus tersebut tengah berlangsung. Menurut warga, awal mula terbongkarnya dugaan perselingkuhan yang dilakukan pelaku terjadi sekitar beberapa bulan yang lalu. Dimana ada warga yang memergoki B pulang dengan membawa seorang bayi.

Mendapati kenyataan itu, beberapa warga lantas kasak-kusuk dan mengeluhkan dugaan perselingkuhan tersebut kepada kepala desa. Puncaknya, puluhan warga beserta beberapa tokoh masyarakat melakukan audiensi dengan pemerintah desa setempat. Dalam audiensi yang berlangsung selama dua jam lebih, oknum Kadus tidak hadir ditempat. “Kalau begini adanya lebih baik disuruh sumpah adat saja,” celetuk salah satu perwakilan warga.

BACA JUGA :  Ini Laporan Titik Macet H-5 Arus Mudik Hingga Hari Ini

Kepala Desa Sungapan Junali tidak menampik adanya tuduhan warganya kepada salah satu perangkat desanya. Menurutnya persoalan tersebut telah dilaporkan ke pihak Pemda. Yang tentunya masalah itu sudah sampai ke telinga pak bupati. “Kami selaku pemdes telah berusaha semaksimal mungkin dengan membawa permasalahan ini ke pihak pemda. Terkait sanksi apa yang akan dikeluarkan dan diputuskan, kami juga sedang menunggu karena masih ditangani pihak inspektorat wilayah,” tegasnya.

Tampak hadir dalam audiensi siang itu Kapolsek Pemalang AKP Tarhim, Babinsa Koramil Pemalang, perwakilan kecamatan, serta jajaran pemerintah Desa Sungapan. (rid/har)


Post Views:
49

Sumber Berita

قالب وردپرس