JAWA TENGAH, mediakita.co- Anggota Komisi VI DPR RI, Doni Akbar, mendorong pabrik yang ada di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) menyerap tenaga kerja lokal.
“Saya minta kawasan industri ini memprioritaskan tenaga kerja, khususnya warga Batang asli,” ujarnya saat kunjungan kerja di KITB, Kamis (21/5/2026).
Secara khusus ia meminta tenaga kerja lokal bisa turut berpartisipasi pada industri yang ada KITB.
Utamanya untuk pekerja tidak membutuhkan klasifikasi khusus.
“Apalagi tenaga kerja yang unskilled, yang tidak membutuhkan skill (kemampuan) yang terlalu tinggi, tenaga kerja lokal bisa masuk,” ungkapnya.
Menurut dia dengan target pekerja mencapai 280 ribu, maka bisa mengurangi secara drastis jumlah pengangguran yang ada di Kabupaten Batang.
“Karena target mereka (Pengelola KITB) itu kalau bisa sampai diangka 280 ribu, sudah sepertiga warga Batang sendiri,” bebernya.
Doni yang juga berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah X yang meliputi Kabupaten Batang, Pekalongan, Pemalang dan Kota Pekalongan, juga meminta KITB untuk bisa menyerap tenaga kerja dari daerah sekitar.
“Saya minta secara khusus ke Direktur KITB memprioritaskan warga khusus Batang, setelah itu baru kabupaten yang ada di sekitarnya, Pekalongan, Pemalang,” tuturnya.
Namun demikian, untuk tenaga kerja yang sifatnya khusus (skilled) bisa diambilkan dari luar daerah.
“Kecuali tenaga kerja yang membutuhkan keahlian khusus,” katanya.
Pihaknya pun mendorong agar ada kerja sama dengan perguruan tinggi untuk melatih tenaga kerja lokal agar memiliki kemampuan dalam bekerja.
“Dibuatkan kerja sama, supaya tenaga kerja Batang yang belum siap, mereka bisa training dan nanti bisa siap dimasukkan ke KITB,”pungkasnya.
Oleh: Arief Syaefudin











