DPRD Jateng: KBM Lima Hari Jangan Paksakan
KBM lima-hari-jangan paksakan

Mediakita.co – Pemprov Jawa Tengah jangan memaksakan penerapan program lima hari sekolah walaupun telah ada Surat Edaran (SE) Gubernur Jateng.
Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv, mengatakan, Dinas Pendidikan harus melakukan evaluasi untuk menilai nilai kelebihan dan nilai kekurangan dari program tersebut.
Banyak faktor yang mesti dievaluasi, bukan hanya teknis belajar mengajar. Meliputi efektivitas, stamina guru dan siswa hingga jam belajar paling akhir.
“Tetapi faktor lainnya seperti kesiapan penerangan kelas karena pembelajaran bisa sampai sore, hingga kondisi mushala maupun air untuk beribadah,” ujar dia.
Evaluasi ini, lanjut politisi PPP ini, dilakukan secara menyeluruh dulu sehingga nanti kebijakan ini dapat dijalankan di akhir semester.

”Kalau putus ditengah jalan kan tidak bagus, jika hasilnya bagus, ya silakan [lanjutkan]. Tapi kalau tidak ya, jangan dipaksakan,” tandas dia.

 

BACA JUGA :  Aktivis Kostraps Pulosari Salurkan Bantuan Air Bersih