Kakam Bumi Ratu, Kabupaten Way Kanan Cairkan BLT Tahap 2 Lewat BRI
Kakam Bumi Ratu, Kabupaten Way Kanan Cairkan BLT Tahap 2 Lewat BRI

LAMPUNG, mediakita.co – Pj. Kakam Bumi Ratu Afrido turiskai, s.p membagikan bantuan langsung tunau (BLT) dari Dana Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kampung Bumi Ratu  Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Pembagian, BLT DD tahap ke dua sebesar Rp.600.000 tersebut dilakukan melalui Rekening BRI, di kantor unit cabang BRI blambangan umpu, Kamis (18/06/2020).

Secara keseluruhan, Jumlah KPM BLT DD Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Blambangan Umpu, Waykana sejumlah 110 Kepala Keluarga (KK).

Kepala Kampung Bumi Ratu Afrido Turiskai menyampaikan, “Bagi penerima Manfaat BLT DD wajib membeli tempat cuci tangan yang di sedikan di rumah, guna membantu akan kesadaran pentingnya kesehatan dari hal terkecil seperti mencuci tangan” ujarnya

ajibpol
Kakam Bumi Ratu Afrido Turiskai (berbaju batik),  ditengah masyarakat penerima manfaat

Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut di hadiri Camat Blambangan Umpu Sutrisno, Banbin kamtibmas Ahmadi, Babinsa Budiarto, P3MD Kecamatan Blambangan Umpu Deswantara, BPK kampung bumi ratu dan jajarannya,

Camat Blambangan umpu secara khusus mengapresiasi cara penyaluran BLT DD melalui via Bank BRI.

BACA JUGA :  Pemdes Mandiraja Pemalang Salurkan BLT-DD Tahap II Kepada 288 KK Penerima

“Selain lebih praktis dan mudah penyaluran Bantuan Langsung Tunai BLT DD melalui rekening dapat membantu masyarakat memiliki rekening sendiri. Sehingga nanti Rekening tersebut dapat untuk tempat menabung, hingga nanti tidak perlu lagi menyimpan uang di rumah atau di balik bantal” jelasnya.

Seperti diketahui, akibat virus Corona banyak warga desa menjadi orang miskin baru karena kehilangan mata pencaharian.

Penerima manfaat BLT Dana Desa adalah masyarakat yang secara ekonomis terdampak adanya pandemi virus corona.

Melalui dana desa, pemerintah menyalurkan BLT kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial apapun. Khususnya pada masyarakat desa yang kehilangan pekerjaan dan pendapatan.

Oleh : Aliansyah