Mbah Mengoneng Dibunuh Dengan Pusaka Kyai Tapak ? Ini Kisahnya ….

PEMALANG, mediakita.com – Membicarakan pusaka pemalang, hingga kini seperti masih menjadi pedebatan yang tiada ujung.  Hal ini terjadi karena sejauh ini tidak ada dokumen tertulis yang menjadi rujukan.  Dua pusaka yang diyakini milik Pemalang, yaitu Kyai Tapak dan Simongklang, pun tidak jelas secara pasti mana yang jenis keris dan mana yang berbentuk tombak.

Kesimpang siuran itu bisa kita lihat dari salah satu tokoh sepuh yang menurut pengakuannya saat ini usianya hampir 100 tahun, mbah Muhamad Nur Khasan, juru kunci makam mbah mengoneng. Menurutnya,  saat di tanya pusaka Pemalang Kyai Tapak itu keris atau berupa tombak, “ wah, Allahu a’lam niku mas”, jawabnya singkat.

Menurut cerita, tapi maaf ya karena banyak macam cerita yang berkembang dimasyarakat, kyai tapak adalah gaman pengagemnya Kanjeng Surodilogo, Bupati Pemalang saat itu. Tahun berapa saya tidak tau, tapi Ini yang saya peroleh dari cerita pendahulu saya, bahwa Surodilogo adalah ayah dari sari oneng suami mbah mengoneng.

BACA JUGA :  Bupati Pemalang Ditelikung Secara Politik Kadinas Pariwisata?

Lelaki yang sudah renta dan bungkuk itupun sambil terengah-engah menahan nafas menambahkan, bahwa berawal dari perkawinannya Sari Oneng dengan Mengoneng, patih Jongsari menjadi sakit hati. Gadis cantik putri atasannya yang dengan diam selama ini diincarnya ternyata jatuh ke tangan mengoneng.

Dengan ilmu kanuragan yang dimilikinya, suatu hari, patih Jongsari merubah wujud wujud menjadi mengoneng. Ide inilah yang dipersiapkan untuk membunuh mengoneng yang selama ini tak terkalahkan. Dengan merubah wujud sebagai mengoneng, ketika mengoneng pergi, patih Jongsari ke rumah mengoneng. Kepada Sari Oneng, Jongsari yang wujudnya menjadi mengoneng meminta untuk di ambilkan gaman Kyai Tapak.

Singkat cerita, gaman Kyai Kapak itulah yang digunakan untuk membunuh mengoneng. Jadi, kedigjayaan mengoneng yang tak terkalahkan itu hanya bisa dibunuh dengan Kyai Tapak. Ujarnya mengisahkan kepada media.co