Perkuat Organisasi, Pengurus Forum Insinyur Muda PII Banten Periode 2020-2023 Dilantik
Perkuat Organisasi, Pengurus Forum Insinyur Muda PII Banten Periode 2020-2023 Dilantik

JAKARTA, mediakita.co- Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) Pusat menyelenggarakan Pelantikan Pengurus Forum Insinyur Muda PII Banten Periode 2020-2023. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperkuat eksistensi dan memperluas kaderisasi organisasi FIM PII. Pelantikan kepengurusan baru berlangsung pada hari Minggu 15 November 2020 di Gedung Galery Institut Teknologi Indonesia, Tangerang Selatan.

Acara pelantikan sendiri diselenggarakan secara offline dengan dihadiri oleh Ketua Umum PII Dr. Ir. Heru Dewanto, S.T., M.SC. (ENG), IPU ASEAN-ENG.) dan disupport kehadiran para pengurus FIM PII secara daring melalui aplikasi zoom.

Secara spesifik, pelantikan pengurus FIM PII Banten Periode 2020-2023 mengusung tema “Kesiapan Insinyur Milenial Banten Untuk Membangun Negeri.”

Kesiapan Insinyur Milenial Banten Untuk Membangun Negeri

Tema Kesiapan insinyur Milenial Banten Untuk Membangun Negeri ditekankan oleh Ketua FIM PII Pusat Haudhi Ramdayuza, bahwa FIM PII mempunyai tugas utama menghimpun seluruh lulusan teknik untuk bisa mengejar kompetensi keinsinyuran yang maksimal. Para Insinyur muda diharapkan bisa menjadi agent of Innovator.

“Tugas utama FIM PII yaitu menjaring seluruh sarjana teknik, sains dan terapan untuk menjadi anggota PII dan bergabung kedalam FIM PII, mengajak seluruh insinyur muda dapat berperan aktif di organisasi PII melalui FIM PII, mensosialisasikan program kerja keprofesian insinyur yang ada di PII, dan menjadi wadah untuk memaksimalkan potensi seluruh insinyur muda yang ada di Indonesia,” jelas Haudhi. Pembangunan Indonesia sangat membutuhkan insinyur, karena sesuai data 5 tahun ke belakang, Indonesia masih kekurangan insinyur. Total dari tahun 2015 – 2019, Indonesia kekurangan 120,000 Insinyur.

BACA JUGA :  Resmikan MRT, Presiden Joko Widodo: Hati – Hati Bisa Kejepit Pintu.

Haudhi juga berharap dalam menghadapi bonus demografi di mana Indonesia butuh SDM yang unggul, FIM PII Banten yang berada dibawah kepemimpinan Pilar Saga Ichsan seharusnya bisa membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan insinyur terutama insinyur muda. Program kerja yang dilakukan FIM PII untuk menyiapkan Inovator dari generesi Milenial dan Centenial yaitu mengkolaborasikan seluruh stakeholder dari unsur pemerintah, kampus, industri dan organisasi profesi.

“Salah satu programnya yaitu membuat Inkubator dan kurikulum untuk para innovator muda, dengan pendampingan Research and Development bekerja sama PII dengan Universitas, Kemendikbud, Kemenristek, BPPT dan LIPI serta pendampingan bisnis dan mentoring dengan Organisasi pengusaha seperti Kadin dan Hipmi kemudian dilanjutkan dengan menjaring investor,” jelas Haudhi.

Tugas membantu pemerintah, Haudhi juga memaparkan di masa pandemi Covid 19 FIM PII Bersama PII sudah memasang alat Ozone Nano Mist sebagai sistem Disinfeksi Udara & Permukaan yang digunakan untuk membunuh virus Covid 19 kepada Transjakarta, MRT, Kereta Commuter Indonesia (KCI), dan Balai Kota DKI Jakarta.

Kesiapan membangun negeri, Direktur Produksi Krakatau Steel (Persero) Bapak Ir Djoko Mulyono juga menberikan catatanpenting bagi para Insinyur Muda, “Yang perlu dicermati oleh Young Enginner adalah: 1)Penguasaan Pasar Generasi Milenial dengan Preferensi Khusus; 2) Penguasaan Teknologi Digital; 3) Fleksibilitas dan Networking yang luas; 4) Dalam bidang real estate/property ke depan: a) Penguasaan Arsitektur Biophilic; b) Mekanikal Elektrikal, c) Operasional yang memperhatikan energy saving, water saving dan low carbon; 5) Era marketing on line virtual-digital; dan 6) Ekonomi, Lingkungan, Geo Politik dan Pemahaman Faktor External lainnya,” jelas Djoko.

BACA JUGA :  Petisi Minta Eggi Sudjana Ditangkap Muncul di Change.Org

Forum Insinyur Muda PII

Forum Insinyur Muda PII (FIM PII) merupakan bagian dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII). PII merupakan wadah berhimpun insinyur yang bertugas melaksanakan penyelenggaraan keinsinyuran di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran. FIM PII bertugas untuk yang menghimpun sarjana Teknik, sains dan terapan yang berusia kurang dari 35 tahun dan berperan strategis dalam memacu kemajuan, serta pengembangan kualitas insinyur muda yang ada di Indonesia.

Ketua FIM PII Pusat Haudhi Ramdayuza, S.T. Haudhi mengatakan bahwa setelah FIM PII sukses menjadi tuan rumah dari Konferensi Young Engineers of ASEAN Federation of Engineering Oranizations (YEAFEO) yang merupakan konferensi Insinyur Muda terbesar se-ASEAN sebagai bagian dari CAFEO 37 yang diselenggarakan di Jakarta pada tahun 2019. Di Tahun 2020 saat ini tidak disangka pandemi menghantam dunia, FIM PII Pusat tidak menyerah dan melakukan inovasi untuk tetap melakukan kegiatan dengan membuat puluhan kegiatan webinar skala nasional hingga internasional sejak 6 bulan terakhir untuk mengembangkan potensi dan profesionalisme insinyur muda di Indonesia.