Jadi Hutan Beton, Kota Randudongkal Hadapi Polusi Udara
Pohon Hijau Hilang, Kota Randudongkal Hadapi Polusi Udara

Randudongkal, Mediakita.co – Ruas jalan Jenderal Soedirman, di Kota Kecamatan Randudongkal tak lagi hijau. Sepanjang mata memandang hanya lautan beton dan reklame. Dengan kondisi tersebut sudah dipastikan  polusi udara akan meningkat.

Kemanakah motto Pemalang IKHLAS yang mengandung pengertian Indah, Komunikatif, Hijau, Lancar, Aman dan Sehat itu sekarang?

Hijau dalam singkatan motto Pemalang tersebut mengangung arti cita-cita kehidupan yang gemah ripah loh jinawi penuh dengan hamparan tanaman yang bermanfaat bagi kehidupan, hijau royo-royo, damai dan tenang. Namun jika melihat pemandangan di Randudongkal ini, visi pemerintah setempat dalam hal lingkungan masih sebatas motto.

Warga setempat, Kardi (48), mengatakan lingkungan Randudongkal tak senyaman dulu, kini jumlah pohon di jalan utama kota Kecamatan Randudongkal dapat dihitung dengan jari.
“Karena sudah tidak ada pohon lagi, jadi sepanjang jalan ini terasa gersang dan panas, jadi kalau kita melintas siang-siang tidak senyaman dulu,” ujar dia.

Dia berharap semua pihak yakni masyarakat dengan dimotori pemerintah memperhatikan kembali lahan hijau di kota Kecamatan tersebut. Dia mengaku prihatin lantaran sepanjang jalan tersebut hanya tersisa satu pohon saja.

BACA JUGA :  Bermacam Olahan Telur Itik

Sementara keprihatinan senada diungkapkan Puji (38), menurut puji selama beberapa kurun terakhir ditebang dan digantikan media-media promosi seperti reklame. Sehingga, lanjut Puji, tegakan pohon hijau telah berganti dengan hutan reklame.

“Sepanjang jalan ini dari mulai perempatan Polsek Randudongkal sampai pertigaan padmo bisa dihitung berapa pohon yang masih tersisa, Pasalnya sudah banyak yang ditebang dan diganti papan papan reklame dan pertokoan. Dengan kondisi itu seiring waktu memang polusi udara meningkat di Kota Kecamatan Randudongkal ini,” katanya.