Ribuan Warga Berebut Masuk Pendapa, Sambut Pemulangan Haji
BEREBUTAN – Penyambut pemulangan haji berebut masuk areal pendapa Kabupaten Pemalang.
SULUNG P

PEMALANG – Pemulangan jamaah haji kloter 10 Kabupaten Pemalang disambut ribuan warga yang sudah berkumpul di depan pendapa kantor bupati Pemalang. Mereka berdesakan di luar pintu pagar sembari berteriak menunjukkan kartu penyambut berwarna biru kepada petugas agar diperbolehkan masuk. Kepada petugas yang berjaga-jaga, tak jarang, mereka memberondong ungkapan kekecewaan lantaran tak kunjung diperbolehkan masuk.

Jamaah haji itu sendiri menapakkan kaki di areal pendapa pada Senin (10/9) sekitar pukul 16.30 WIB, setelah sebelumnya bertolak dari Donohudan Solo dengan menggunakan delapan armada bus. Sedangkan para penyambut, yang merupakan sanak famili jamaah, sudah menunggu hingga membanjiri halaman depan pendapa sejak pukul 13.30 WIB.

Tak heran, saat gerbang akhirnya dibuka, kericuhan pun terjadi. Mereka saling dorong untuk berebut masuk hingga tak sedikit yang jatuh terinjak, bahkan sampai pingsan hingga harus dilarikan ke mobil ambulan untuk mendapatkan penanganan.

“Saya sudah pegang kartu biru, dalam kesepakatan yang pegang kartu bisa masuk, tapi ternyata tidak. Paling kasihan itu penjemput yang membawa anak kecil, saya kecewa sekali,” ujar Tikno, penyambut jamaah asal Comal.

BACA JUGA :  Diduga Selingkuhi Warga, Kadus Tegong Digeruduk

Dia pun menilai, pengamanan yang dilakukan oleh panitia terlalu berlebihan. Padahal mereka hanya menyambut, menumpahkan rasa harunya setelah kurang lebih empat puluh hari terpisahkan. Apalagi, dalam kesepakatan sebelumnya, kata dia, yang memegang kartu biru diperkenankan masuk. “Kalau dari awal diperbolehkan masuk, saya kira tidak akan ricuh seperti itu.

Sementara itu, Kasubag TU Kemenag Pemalang Abdul Qodir menyadari kericuhan tersebut. Pihaknya pun berencana akan mengubah pola pengamanan untuk pemulangan kloter berikutnya.

“Untuk pemulangan kloter berikutnya, pola pengamanan akan kami ubah. Jadi para penjemput ini nantinya sudah ada di areal pendopo. Sehingga tidak seperti ini lagi jadinya,” katanya.

Menurut Abdul Qodir, dari 355 jamaah haji kabupaten Pemalang yang dipulangkan saat itu, seluruhnya bisa menjalani ibadah haji dengan baik hingga hari kepulangannya. Hanya satu jamaah yang terpaksa dipulangkan lebih awal bersama rombongan dari Cilacap karena kondisi sakit parah. (sul)

Sumber Berita

قالب وردپرس