Rutan Salatiga Mendapat Apresiasi Staf Ahli Menkumham
Rutan Salatiga

SALATIGA, Mediakita.co,- Rutan Kelas IIB Kota Salatiga menerima kunjungan kerja dan monitoring Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Politik dan Keamanan Y Ambeg Pamarta, Kamis (02/09/2021). Dalam kunjungan kerja kali ini Ambeg menyoroti beberapa hal terkait pemenuhan pelayanan bagi warga binaan dan pelayanan publik bagi masyarakat.

Ambeg mengatakan Rutan Salatiga adalah salah satu Rutan kecil di Indonesia, namun dalam proses pemberian layanan harus bisa maksimal dan tentu saja berikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat maupun warga binaan.

Kunjungan tersebut juga bagian dari monitoring dan evaluasi kinerja terkait proses pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi.

“Rutan Salatiga yang sudah lolos tahap penilaian internal dan menuju penilaian Tim Menpan RB, sehingga kami ingin memastikan Rutan Salatiga untuk memenuhi pembangunan zona integritas,” jelas Ambeg.

ajibpol

Pembangunan Zona Integritas itu bagian dari pemenuhan pelayanan publik, sehingga perlu diapresiasi, walau Rutan Salatiga dengan keterbatasan sarana prasaran, tetapi mampu berbenah dengan menghadirkan pelayanan yang bisa kita lihat luar biasa. Dengan semangat perubahan dan keluar zona nyaman, dan komitmen kuat, Y Ambeg yakin Rutan Salatiga bisa meraih WBK dengan terus memberikan pelayanan terbaik.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kewaspadaan, Petugas dan Warga Binaan Rutan Salatiga Terima Pelatihan Pemadaman Kebakaran

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng Yuspahruddin menyampaikan apresiasi atas perubahan di Rutan Salatiga. Pemenuhan fasilitas pelayanan sudah baik walaupun dengan keterbatasan. Yuspahruddin mengharapkan dengan semangat perubahan yakin Rutan Salatiga dan Satker lain dapat memberikan perubahan dan peningakatan kualitas layanan publik.

Diakhir, Kepala Rutan Andri Lesmano mengucapkan terimakasih atas pantauan langsung Staf Ahli Menteri yang melakukan kunjungan kerja di Salatiga.

“Dengan dukungan pimpinan di pusat dan wilayah, diharapkan budaya kerja dan perubahan pola pikir yang positif dapat hasilkan kualitas pelayanan yang terbaik,” ungkap Andri.