Selenggarakan Webinar “The Power of Marketing Sosmed”, Kementerian Kominfo Dorong Optimalisasi Internet

Kementeriaan Kominfo - DPR RI

JAKARTA, Mediakita.co,- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), menyelenggarakan Webinar “The Power of Marketing Sosmed”, Selasa (5/5/2022).

Hadir narasumber yang sangat kompeten membahas tema tersebut, yakni Dr. Abdul Kharis Almasyhari Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc, yang merupakan Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI, serta mengundang Founder Rektor Institute Ismail Bachtiar, SKM., M.M.

Abdul Kharis menjelaskan bahwa marketing (pemasaran) sangat lah penting pada setiap perusahaan atau bisnis. Marketing sebagai proses untuk membuat masyarakat tertarik pada produk atau jasa dari sebuah perusahaan.

Lebih lanjut, Abdul Kharis, menyoroti perkembangan teknologi membuat definisi pemasaran meluas. Saat ini ada dua jenis pemasaran: online dan offline. Dua konsep ini dipisahkan oleh mediumnya, di mana online menggunakan internet, sementara offline tidak. Marketing online atau pada sosial media pada prinsipnya sama, bagaimana cara menarik pasar atau client untuk melakukan transaksi jual beli atau penggunaan jasa pada perusahaan atau bisnis.

“Dengan kemajuan teknologi di era digital ini, sosial media menjadi wadah yang sangat besar untuk melakukan pemasaran atau marketing. Memanfaatkan sosial media dapat dimanfaatkan dengan sangat menguntungkan untuk memasarkan produk barang atau jasa bisnis yang kita miliki” unkap Abdul.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini berharap semoga dengan kegiatan literasi digital dengan mengusung tema “The Power of Marketing Sosmed” dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi kita semua.

Semuel melalui tampilan video menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi yang semakin maju dengan adanya pandemi covid-19 telah mendorong kita untuk berinteraksi dan melakuakan berbagai aktivitas melalui platform digital, kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegas bahwa kita berada di era percepatan trasnformasi digital.

Disisi lain Kominfo juga mengemban mandat Presiden Joko Widodo sebagai garda terdepan dalam memimpin upaya percepatan transformasi digital bangsa Indonesia. Dalam mencapai visi dan misi tersebut kementrian Kominfo berperan sebagai regulator, fasilitator, eskalator di bidang digital di Indonesia. Dalam rangka menjalankan salah satu mandat tersebut terkait pengembangan SDM digital Kementrian Kominfo bersama gerakan nasional literasi digital, serta jejaring telah hadir untuk memberikan perhatian informasi digital yang menjadi kemampuan digital ditingkat dasar bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang baik masyarakat dengan pemerintah agar masyarakat tidak tertinggal dalam proses percepatan transformasi digital”, jelas Semuel.

Founder Rektor Institute  Ismail Bachtiar, SKM., M.M., menyampaikan salah satu bagian dari teknik pemasaran atau marketing pada kemajuan teknologi di era digital ini hampir semua perusahaan atau pelaku bisnis menggunakan marketing sosial media. Sosial media menjadi salah satu alat yang dianggap sangat penting dan strategis untuk digunakan dalam melakukan marketing atau pemasaran untuk memasarkan produk barang atau jasa dalam berbisnis. Berdasarkan data sosial media sudah digunakan oleh lebih dari 70 persen masyarakat Indonesia khususnya. Sosial media sudah menjadi kebiasaan yang digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Tentunya hal inilah yang menjadi “Power of Social Media” yang memiliki peluang luar biasa untuk melakukan pemasaran atau marketing dikarenakan pengguna yang sangat banyak dan pasar yang sangat luas.

Pos terkait