Seorang Remaja Terseret Arus Sungai Comal Pemalang, Hingga Kini Belum Ditemukan

PEMALANG, mediakita.co – Nasib naas menimpa Feby Alisia Putri (14) Desa Pesantren Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Feby terpeleset sehingga jatuh dan terseret arus sungai Comal Pemalang, (12/4/2021).

Menurut penuturan warga peristiwa itu terjadi saat Feby bersama kelima orang temannya bermain ayunan, lalu korban terjatuh ke tanah. Karena kakinya kotor, ia pun bergegas ingin mencuci kakinya di pinggir sungai. Naas korban terpeleset korban berusaha meraih tangan temannya yang berinisial A, tetapi temannya tersebut tak kuat hingga akhirnya keduanya jatuh ke sungai. Namun A bisa diselamatkan tetapi Feby hanyut terseret arus.

‘Ketiga temanya menolong yang dapat diraih yaitu tangan A sedangkan Feby hanyut di sungai kali comal’ tutur seorang warga yang ditemui mediakita.co di lokasi.

Meski kelima temanya telah berusaha mencari Feby, namun mereka tak menemukannya lalu mereka melaporkannya kepada warga sekitar pukul 16.00 WIB. Lalu warga melaporkan ke Polsek Ampelgading via telepon pukul 17.00 WIB.

Sehingga pihak kepolisian dan warga mencarinya, namun sudah dua hari pencarian dilakukan tapi Feby belum juga ditemukan.

BACA JUGA :  Empat Raperda Pemalang Disahkan, Satu Diantaranya Pemindahan Ibukota Kecamatan Bodeh

Diketahui bahwa Feby berangkat dari rumah bersama teman-temanya memakai sepeda motor miliknya, pukul 14.00 WIB. Mereka tiba di lokasi kejadian yaitu dermaga jembatan Pelangi pukul 14.30 WIB.

Hingga kini Tim SAR dan warga setempat terus melakukan upaya pencarian terhadap korban Feby tapi belum juga ditemukan.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemalang Firdas mengatakan, petugas gabungan menyisir ke arah utara dari lokasi kejadian, hingga ke Pantai Mojo dengan menggunakan perahu karet sejauh kira-kira 10 Km.

“Kira-kira sudah 10 km lebih petugas menyisir menggunakan perahu karet sampai Mojo,” kata Firdas.

Disebutkan, petugas yang turut melakukan pencarian sekitar 20 orang. Mereka terdiri dari BPBD, Basarnas, Ubaloka, Banser, Gerakan Sedekah Pemalang dan beberapa relawan lainnya.(Tgh/mediakita.co)