Soft Launching Digitalisasi Roadtax Samsat Cikande

ADVERTORIAL

BANTEN, mediakita.co- Baru-Baru ini Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten menggelar Soft Launching Digitalisasi Roadtax (Stiker Pengamanan) bagi kendaraan bermotor. Kegiatan ini dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten di UPTD PPD Samsat Cikande (21/3/2022).

Kegiatan tersebut, selain dihadiri oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten. Opar Sohari, juga turut hadir Dirjen Bina, Dirlantas Polda Banten, Direktur Jasa Raharja, Perwakilan Tim Pembina Samsat Daan dan Kapolres Serang. Launching Digitalisasi “ROAD TAX “ dalam Implementasi Stiker Berpengamanan salah satu Inovasi Tanda Bukti Bayar Pajak Kendaraan Bermotor.

Di kegiatan ini, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten adalah Provinsi Pertama dalam Pilot Project Penerapan ROAD TAX ditingkat Nasional.

ajibpol

Dalam penerapannya, program ini bertujuan mendukung dalam gerakan tertib bayar pajak yang dicanangkan oleh pemerintah, dan mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik. Khususnya, dalam perpajakan kendaraan bermotor.

Tujuan dari Digitalisasi Roadtax, setiap kendaraan bermotor baik mobil maupun motor, akan dipasang stiker berhologram dilengkapi dengan QR Code. Selain itu, cetakan kertas tanda bukti pelunasan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan akan berubah menjadi stiker berhologram.

BACA JUGA :  Aksi Heroik : Debt Collector Rampas Truk di Tol Kalikangkung Wiradesa Pekalongan

Harapan dari program tersebut, petugas dari kepolisian akan mengetahui dengan mudah pemilik kendaraan bermotor yang taat bayar pajak dan saat melakukan penilangan secara digital, karena logo stiker tersebut sudah dilengkapi instrumen Radio Frequency Identification (RFID).

Modifikasi Stiker berhologram tersebut, dalam implementasinya akan dipasang di kaca depan sebelah kiri atas atau bawah ataupun sebelah kanan atas dengan ukuran panjang 60 milimeter dan lebar 90 milimeter. Serta memiliki logo Polri dan Jasa Raharja, No Polisi, jenis kendaraan, masa berlaku, barcode, dan warna yang berubah setiap tahunnya.

Menurut Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Mochamad Ardian, bahwa pihaknya akan terus melakukan terobosan terbaru guna memudahkan masyarakat dan petugas dalam membayar pajak kendaraan miliknya.

“Kami bersama Korlantas Polri dan Jasa Raharja akan terus mendukung dan mendorong inovasi-inovasi guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak dan menyatukan data semua instansi terkait,” jelasnya. (DM/ Advertorial )