UAH Baper Ditanya Soal Donasi Palestina, Eko Kuntadhi: Kalau Gak Mau Dipertanyakan Ambil dari Lemari Sendiri
Eko Kuntadhi dan UAH (Foto: FIN.CO.ID)

JAKARTA, mediakita.co – Penggiat media sosial Eko Kuntadhi menilai reaksi Ustadz Adi Hidayat (UAH) terhadap pertanyaan publik atas donasi untuk Palestina berlebihan. Hal ini diungkapkan Eko dalam acara ‘Yang Lagi Viral’ di Cokro TV, (1/6/2021).

Eko mengungkapkan bahwa wajar saja kalau publik mempertanyakan hal tersebut karena digalang atas nama publik.

‘Kita berhak mempertanyakan banyak hal karena itu atas nama publik. Salahnya menurut saya karena ini mengumpulkan donasi dari publik kalau gak mau dipertanyakan ambil dari lemari sendiri kirim ke Palestina selesai, gak ada masalah karena mengumpulkannya dari public ya pertanggungjawabannya juga ke publik’ kata Eko

Eko juga menyampaikan bahwa pengumpulan dana dari publik seharusnya mekanisme pengumpulan dan pelaporannya harus jelas. Jika pengumpulan dan pertanggunganjawabnya tidak jelas menurut Eko, lalu tiba-tiba merasa difitnah itu, lucu.

‘Pelaporan dan pengumpulan harus clear, nah kalau pengumpulannya gak clear, pelaporannya gak clear, terus tiba-tiba merasa difitnah kan lucu gitu loh’ tutur Eko

Reaksi UAH yang dianggap berlebihan dan bawa perasaan (baper) itu patut dicurigai. ‘Loh koberlebihan begini ada apa ya?’ ucap Eko lagi.

BACA JUGA :  Anies Pernah Pamer Jakarta Tidak Macet, Sekarang Macet Lagi, Ferdinand: Gubernurnya Malu Gak ya?

Hadir pula dalam diskusi tersebut tokoh muda NU Muhammad Guntur Romli. Romli menyampaikan bahwa ramai hal tersebut diperbincangkan publik karena kesimpang siuran pemberitaan media yang dipicu oleh ketidak terbukaan UAH.

‘Seandainya laporan itu sejak awal dilaporkan secara lengkap yang diserahkan segini, dengan bukti transfer, menurut saya ini masalah clear, tak aka nada persoalan-persoalan dan penafsiran seandainya ada prosedur itu’ kata Guntur Romli.

Romli juga menyampaikan bahwa jika mereka yang menggalang dana tidak melakukan hal itu seharusnya melakukan introspeksi diri bukan malah reaktif.

‘Ketika itu menjadi pertanyaan seharusnya orang yang menggalang dana itu melakukan introspeksi diri, bukan malah baper’ ucap Romli

Romli juga menilai bahwa UAH itu memang orangnya agak baper hal itu terlihat dari jejak-jejak digital tentang dirinya.

Dalam percakapan tersebut terungkap pula bahwa UAH pernah menyatakan akan memegang Prabowo berjalan ke sorga dan beberapa kali bermimpi tentang Prabowo   saat pencapresan beberapa waktu lalu. (Prb/mediakita.co)