20 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kantor DPD-RI Disterilisasi
20 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kantor DPD-RI Disterilisasi

JAKARTA, mediakita.co – Akibat adanya peningkatan persebaran Covid-19 di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD-RI, melalui Deputi Bidang Administrasi atas nama Sekretaris Jenderal mengumumkan adanya perubahan pelaksanaan tugas kedinasan yang tertuang dalam surat nomor KP09.00/16/DPDRI/VIII/2020. Informasi terakhir didapatkan 20 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan untuk beberapa hari ke depan sejak 26 Agustus 2020 DPD RI disterilisasi.

Dalam surat tersebut memuat bahwa terhitung mulai tanggal 26 Agustus hingga 1 September 2020 diberlakukan mekanisme Bekerja dari Rumah atau Work from Home (WFH).

Mekanisme Kerja dari Rumah

Mekanisme pelaksanaan WFH diatur sesuai dengan Surat Edaran Nomor KP 09.00/12/VI/2020 tentang Pengaturan Sistem Kerja Dalam Tatanan Normal Baru pada masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di lingkungan Setjen DPD-RI.

PNS, Tenaga Ahli/Staf Ahli Alat Kelenglapan/ Sekteratiat Jenderal dan PPNPN yang mendapatkan penugasan khusus dan mendesak dapat melaksanakan tugas kedinasan di kantor (Work From Office/ WFO) dengan menyampaikan laporan secara berjenjang kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di unit kerja masing-masing.

BACA JUGA :  Anies Gagal Lakukan Edukasi Hingga Sepertiga Warganya Anggap Vaksin Covid 19 Tak Halal

PNS dan PPNPN kembali aktif melaksanakan WFO dan WFH dengan pembagian tugas yang ditetapkan oleh pejabat Administratir di unit kerja masing-masing terhitung mulai tanggal 2 Septeber 2020.

Protokol Kesehatan

Untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19, seluruh PNS dan PPNPN di lingkungan Setjen DPD-RI wajib mengedepankan protokol kesehatan. Untuk itu, pegawai tidak diperkenankan perjalanan keluar/masuk wilayah DKI Jakarta kecuali keadaan mendesak dan atas persetujuan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di unit kerjanya masing-masing.

Penulis : Haris Shantanu