Grosteam Kenalkan OS Lokal ke SMK Muhammadiyah 2 Kuningan
Salah satu pemateri sedang memberikan Materi Linux. sabtu (27/9)

KUNINGAN, mediakita.co- Jumat (26/9) siang, matahari tepat di ubun-ubun. GrombyangOS team (Grosteam) asal Jakarta, dengan menggunakan bus Luragung meninggalkan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. menempuh sekitar enam jam lama perjalanan menuju kota kuningan, Jawa Barat. tepatnya di SMK Muhammadiyah 2 Kuningan.

“kita (Grosteam) mau memberikan workshop tentang IT, kepada siswa-siswi di sekolah SMK Muhammadiyah 2 Kuningan, Mas.” kata Faruk selaku Dokumentasi dan Publikasi Grosteam. Jumat (26/9)

Yang menarik, Dalam perjalanan ini sempat bablas dari lokasi dituju, lantaran supir Bus tidak memberikan aba-aba tempat terdekat lokasi terminal yang dituju.

Kendati demikian, Ketua Jurusan (sekjur) Tekhnik Komputer Jaringan (TKJ) SMK Muhamadiyah 2 kuningan, sempat menjemput rombongan asal Jakarta ini di dekat pull Bus Luragung. “kita sudah di deket pull luragung, Pa” kata Faruk, saat menghubungi Kajur tersebut.

“kita akan menjemput,” jawab Kajur SMK itu, yang belakangan diketahui bernama Udin.

Sampai lokasi penginapan sekitar pukul 22.00 Wib. nampak Grosteam segera istirahat dan memulihkan tenaga untuk persiapan acara besok pagi.

BACA JUGA :  Terkait Bom Makassar, Walikota Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Gambar yang Melemahkan Semangat

Sabtu (27/9) pukul 3.00 WIB, Grosteam asal pemalang, seperti candra, sumitro, bara dan danu. nampak baru sampai di lokasi penginapan. kemudian menghampiri ruang Grosteam asal Jakarta.(Faruk dan Himam). sekaligus mempersiapkan kebutuhan workshop pagi nanti.

“Kita dari Grosteam dipercaya oleh kajur SMK Muhamadiyah 2 Kuningan untuk melakukan workshop selama 3 bulan ini.” kata Faruk.

Dia menjelaskan, dalam memberikan materi ini akan lebih variatip seputar linux di antaranya, linux fundamental (dasar), desain, tv ip, streaming, voip, server dan lain-lain. “semuanya dibawah linux grombyangOS.” kata Faruk.

Sabtu (27/9) pagi, Pertemuan awal dengan materi linux fundamental. materi ini, ternyata kebanyakan siswa smk muhammadiyah 2 tersebut tahap penyesuaian. “Karena meraka banyak yang baru pertama kali melakukan atau merambah kepemakaian linux, terutama grombyangOS.” kata Faruk.kepada mediakita.co. Jumat (27/9)

Kata Faruk, Banyak siswa yang mengatakan kaku (kagok) ketika memakai linux grombyang, lantaran belim terbiasa menggunakan OS ini. “tetapi berkat pembelajaran yang dilakukan pemateri secara sabar dan telaten akhirnya anak-anak dapat menyesuaikan.” Kata Faruk yang juga memberikan materi kepada siswa SMK Muammadiyah,

BACA JUGA :  Mitos perilaku Hewan dari Pemalang

Terlihat salah satu siswa di antara mereka yang mempunyai laptop yang 100% migrasi ke linux grombyang. menurut Faruk hal ini langkah yang cukup berani ketika awal materi langsung migrasi ke linux, salut buat mereka.

Selaku kajur TKJ Udin, mengaku sekolah SMK Muhamadiyah 2 Kuningan ialah pionir bagi kota Kuningan untuk migrasi ke linux. “Khususnya sistem operasi karya anak Indonesia, seperti Grombyang OS ini.” katanya. sabtu (27/9).

“Apalagi tantangan kedepan untuk anak SMK, saat ini dituntut agar memiliki kretaivitas tanpa batas,” katanya.

Lebih lanjut, kata Udin, sesuatu yang berhubungan dengan teknologi produktif, bukan teknologi yang sekedar memakai tanpa mengetahui proses pembuatannya.

“Apalagi kelak akhir tahun kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ungkapnya, kita harus siap dengan segala kreativitas anak muda ini.” Pungkasnya. (Mas Iben)