Harga Karet Meroket

NASIONAL, mediakita.co – Kabar baik bagi petani karet, saat ini harga karet di Sumatera Selatan meroket hingga menembus angka Rp18.063/ kg untuk jenis kadar karet kering (KKK) 100 persen, Kamis (15/10/2020).

Kadis Perkebunan Sumsel, Fachrurrozi melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP), Rudi Arpian mengungkapkan, kenaikan harga karet tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp 567 jika dibandingkan pada, Senin (12/10/2020) yang mencapai Rp17.496/ kg. “Tren meningkatnya harga karet sudah hampir sepekan terakhir. Tiap hari harganya merangsek naik,” katanya.

Menurutnya, kenaikan harga karet lokal dilatari oleh beberapa hal yakni naiknya harga karet dunia berdampak terhadap harga di dalam negeri.

Persaingan Ketat

Ketatnya persaingan pasokan karet alam akibat penurunan produksi karet alam dunia selama tiga bulan terakhir menjadi salah satu faktor meningkatknya harga karet. Hal lain adalah produksi karet dari produsen dunia khususnya Vietnam mengalami penurunan pasokan. “Di masa pandemi ini hampir seluruh negara produsen karet, produksinya mengalami penurunan terutama Vietnam. Inilah yang menyebabkan harga karet dalam negeri alami kenaikan,” tegas Rudi.

BACA JUGA :  DPW Vox Point Indonesia Kota Depok: Kota Depok butuh perubahan

Selain itu, permintaan karet dari negara tujuan ekspor seperti Cina, Amerika, Eropa dan Jepang saat ini sedang mengalami peningkatan. Negara-negara tersebut saat ini tengah gencar melalukan pemulihan ekonomi dengan menggeliatkan kembali industri di negara masing-masing.

Tingginya antusiasme negara-negara tujuan ekspor karet menggeliatkan industri mereka, dan hal ini berdampak terhadap tingginya permintaan karet di dunia.

Tren positif naiknya harga karet alam tersebut diprediksi akan terus terjadi hingga akhir tahun mendatang. “Seluruh negara kini sudah memulai menggeliatkan industrinya di masa new normal. Sehingga permintaan karet alam di dalam negeri menjadi tinggi,” tuturnya.

Penulis : Alian