Hasil Survei SMRC: Apapun Partainya, Tahun 2024 Tetap Ganjar Presidennya
Joko Widodo dan Ganjar Pranowo (Foto:Kompas.com)

NASIONAL, mediakita.co – Lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) baru saja merilis hasil surveinya tentang tingkat keterpilihan calon presiden 2024 (13/6).

Survei yang dilakukan dari tanggal 21-28 Mei 2021 tersebut menunjukkan bahwa jika tahun 2024 calon presiden hanya tiga orang yaitu Prabowo, Anies dan Ganjar maka yang paling berpeluang terpilih adalah Ganjar Pranowo.

Disebutkan bahwa jika Ganjar Pranowo tidak dicalonkan PDI Perjuangan maka tingkat keterpilihan Ganjar masih paling tinggi yaitu (35,3 persen) mengungguli Prabowo di angka (30,8 persen) dan Anies Baswedan (25,5 persen).

Terungkap pula bahwa jika mengabaikan pemilih PDIP maka pemilih partai lain yang paling banyak akan memilih Ganjar adalah pemilih PKB (68 persen), Demokrat (40 persen), Golkar (36 persen), Nasden (37 persen), PAN (29 persen), Gerindra (21 persen), PKS (17 persen) dan partai lain non parlemen (45 persen).

Disamping itu tingkat keterpilihan Ganjar Pranowo yang unggul dari calon lainnya merupakan efek Jokowi. Disebutkan bahwa 76 persen masyarakat Indonesia yang puas dengan kinerja presiden Jokowi dan 43,5 persen dari angka tersebut yang akan memilih Ganjar sebagai presiden, 23,3 persen akan memilih Prabowo dan memilih Anies hanya 22,3 persen.

BACA JUGA :  Lagi, Ferdinand Hutahaean Semprot Anies Baswedan dengan Sebutan Logika Sakit

Survei dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin error 3,05 tersebut juga menunjukan bahwa elektabilitas Ganjar dari waktu ke waktu terus menanjak signifikan dibandingkan dengan Prabowo dan Anies yang cenderung stagnan.

Ganjar baik diusung PDI Perjuangan atau pun tidak dan diusung partai lain maka ia akan tetap terpilih sebagai presiden 2024. Kecuali jika tak ada yang mencalonkan maka kemungkinan kontestasi akan diramaikan Prabowo dan Anies Baswedan.

Meski tingkat keterpilihan Prabowo masih ada di angka 21 persen namun dalam 7 tahun terakhir tidak mengalami perubahan berarti berbeda dengan Ganjar yang mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa bulan terakhir yaitu 6,9 persen pada Maret 2020 menjadi 12,6 persen di Mei 2021.

Disebutkan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi tingkat keterpilihan seorang sebagai calon presiden namun fator yang yang paling elementer adalah faktor psikologi pemilih yaitu tahu dan suka dengan calon.

Namun ‘suka’ adalah indikasi paling mendalam untuk memilih seorang calon. Dari 57 persen rakyat Indonesia yang mengetahui Ganjar Pranowo  84 persen dari mereka yang menyukai dan akan memilih Ganjar Pranowo.

BACA JUGA :  AJI Dukung Sikap Pers Mahasiswa Terhadap Penuntasan Kasus Wartawan Udin

Hal ini berbanding terbalik dengan Prabowo dan Anies yang hampir diketahui oleh semua rakyat Indonesia namun hanya disukai  oleh 75 persen responden. (Prb/mediakita.co)