Ini 9 Sisi Unik Dalam Pelantikan Bupati/Walikota Di Jawa Tengah Tahun 2016
Ini 9 Sisi Unik Dalam Pelantikan Bupati/Walikota Di Jawa Tengah Tahun 2016

Hari Rabu, 17 Februari 2016, menjadi sejarah baru bagi Kabupaten Pemalang beserta 16 Kabupaten dan Kota di jateng bahkan bagi bangsa Indonesia pada umumnya atas dilantiknya Kepala daerah yang dilaksanakan secara serentak dan bersama di Ibu Kota propinsi.

Berikut 7 catatan unik dari pelaksanaan pelantikan 17 kepala daerah di Jawa Tengah oleh Gubernur Ganjar Pranowo.

  1. Untuk kali pertama dalam sejarah, pelantikan 17 kepala daerah baik bupati maupun walikota di Jawa Tengah, dilaksanakan secara serentak dan bersama-sama dalam satu tempat. Sebelumnya, pelantikan kepala daerah terpilih dilakukan secara khusus sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan berdasarkan akhir masa jabatan bupati dimasing-masing kabupaten.
  2. Pelantikan 17 kepala daerah baik bupati maupun walikota hasil pilkada serentak di Jawa Tengah tahun 2015 tersebut untuk kali pertama dalam sejarah dilantik di luar gedung pendopo kabupaten. Dilaksanakan di ibu kota propinsi, diluar gedung dan dilapangan terbuka yaitu di lapangan Pancasila, Simpanglima Semarang.
  3. Lebih unik, pelantikan kepala daerah tersebut dikemas secara khusus oleh Gubernur Ganjar Pranowo dengan konsep pesta rakyat dan mengambil thema untuk rakyat. Perwakilan warga dari 17 kabupaten/kota yang hadir pada pesta rakyat tersebut dapat menikmati berbagai makanan khas dari masing-masing daerah secara gratis. Ini satu hal baru diluar tradisi yang ada dimana pelantikan kepala daerah menjadi seperti milik rakyat, jauh berbeda dengan yang selama ini terjadi dimana acara pelantikan kepala daerah lebih sebagai hal yang sakral dan elitis.

    Ini 9 Sisi Unik Dalam Pelantikan Bupati/Walikota Di Jawa Tengah Tahun 2016
    Ini 9 Sisi Unik Dalam Pelantikan Bupati/Walikota Di Jawa Tengah Tahun 2016
  4. Pelantikan bupati/wali kota terpilih kali ini dilakukan tanpa melalui rapat paripurna istimewa DPRD setempat. Prosesi pelantikan kali ini hanya dipimpin oleh gubernur mewakili Mendagri. Sementara Anggota DPRD dari 17 kabupaten dan kota hanya menjadi tamu undangan.
  5. Entah sengaja atau tidak, pelantikan kepala daerah tahun ini memiliki catatan waktu dan jumlah yang tergolong unik. Waktu pelantikan, yaitu tanggal 17, menjadi angka yang sama dengan jumlah kepala daerah yang di lantik, yaitu 17 kepala daerah.
  6. Di antara deretan kepala daerah yang dilantik, nama Mirna yang menjadi kepala daerah termuda di Jawa Tengah yang dilantik Gubernur Ganjar Pranowo. Ia terpilih sebagai Bupati Kendal dalam Pilkada Serentak pada 9 Desember 2015 lalu di usia 35 tahun.
  7. Satu lagi, pasangan Sri Hartini-Sri Mulyani yang resmi menyandang jabatan Bupati dan Wakil Bupati (wabup) Klaten periode 2016-2021. Duo Sri ini menjadi pusat perhatian karena tercatat sebagai pasangan bupati dan wakil bupati wanita pertama di Indonesia hasil pilkada langsung dan meraih rekor MURI.
  8. Kabupaten Klaten juga mencatatkan diri sebagai kabupaten pertama yang dipimpin pasangan perempuan pertama hasil pilkada.
  9. Gubernur Ganjar Pranowo adalah satu-satunya gubernur yang mengemas acara pelantikan bupati / walikota dan wakilnya dengan cara berbeda dengan mengambil thema sebagai pesta rakyat. Tujuannya, agar rakyat dapat ikut merasakan kemenangan pemimpin yang sudah mereka pilih.

BACA JUGA :  VIDEO : Tarian Presiden Argentina Ini Sedang Hit di Dunia Maya