Jusuf Kalla Ajak Lawan Radikalisme, Netizen: Sok Pahlawan Padahal Habis Ngobrol Sama Taliban
JK dan Sakir Naik Donatur ISIS

NASIONAL, mediakita.co – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) muncul ke publik dengan mengajak masyarakat melawan radikalisme.

“Kita harus bersatu untuk menghadapi kelompok radikal ini, kelompok yang ingin masuk surga secara gampang,” kata JK dalam keterangannya seperti dikutip dari Beritasatu,com.

Ajakan itu disampaikan JK saat melakukan pertemuan dengan para tokoh lintas agama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Selatan di Gedung Wisma Kalla Makassar, Senin (29/3/2021) malam.

Langkah JK itu memantik reaksi kesal dari warga net. Pasalnya JK lah yang selama ini memanipulasi ayat dan isu rasial untuk memuaskan hasrat politiknya.

Banyak jejak digital diunggah ulang oleh para netizen diantaranya ketika dirinya menyambut para pemimpin Taliban dan Zakir Naik yang membiayai organisasi teroris ISIS ketika ia masih menjabat Wapres.

Tak ketinggalan pula jejak dirinya yang terlibat dalam politisasi ayat dan mayat pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu untuk menumbangkan Ahok.

Tak ayal netizen menilai langkah JK ini penuh dengan intrik dan kemunafikan serta sok pahlawan.

BACA JUGA :  Jika KPK Jerat Nurdin Abdullah, Maka Polisi Jerat Ponaan ‘Om Kumis?’

‘Sok pahlawan. Kemaren ngobrol sama taliban’ cuit https://twitter.com/yudianto99

Tak hanya itu netizen pun menuding JK sebagai perusak negara.

‘@Pak_JK yg bikin rusak Negara ,yg mendanai rizieq cabul ,yg mendukung rizieq bikin kerusakan negara ,memecah belah umat , lalu dia juga yg menyuarakan rakyat bersatu lawan kelompok radikal ,jadi lebih mulia tengkuzul ,cuma ngadu ayam ,lah ini mgadu manusia’ tulis akun https://twitter.com/MudasirRomini (Prb/mediakita.co)