Ketika Presiden Joko Widodo Berkontak Dengan Tenaga Kesehatan Penanganan Covid-19
Ketika Presiden Joko Widodo Berkontak Dengan Tenaga Kesehatan Penanganan Covid-19

NASIONAL, mediakita.co – Presiden Joko Widodo melakukan komunikasi dengan beberapa Tenaga Kesehatan (Nakes) di beberapa daerah. Dalam video call yang dilakukan, Presiden menanyakan berbagai hal terkait kelengkapan dan tidnakan yang dilakukan dalam penanganan Covid-19.

Dokter Yang Sempat Terpapar Covid-19

Salah satu Nakes yang dikontak Presiden Joko Widodo adalah dr. Faisal Rizal Matondang yang bertugas di RSPI Sulianti Sarosa. Dalam kesempatan tersebut, Riza yang merupakan dokter spesialis paru menjelaskan bahwa ia sempat terpapar Covid-19, dan sembuh sehingga kembali mampu melanjutkan keterlibatannya dalam penanganan Covid-19.

Ketika Presiden menanyakan tentang kondisi pasien di RSPI Sulianti Sarosa, dokter Rizal menjelaskan, “Keluhan dari pasien kebanyakan rasa bosan. Kebanyakan pasien merasa bosankarena di ruang isolasi terus, kan ruang isolasi tidak luas ruangnya,” terangnya.

“Saya bisa membayangkan betapa beratnya bertugas, apalagi dengan mengenakan APD,” ungkap Presiden.

Hal lain, yang dijelaskan oleh dokter Rizal saat ditanya oleh Presiden mengenai mengenai apa saja yang harus dilakukan oleh masyarakat untuk terhindar dari Covid-19 adalah menerapkan protokol kesehatan dalam hidup sehari-hari.

BACA JUGA :  Disebut Denny Siregar Baper hingga Seberang Lautan, Annisa Pohan: Saya Baper Demi Melindungi Anak

Ijin Pulang Setelah 1 Bulan

Dalam kesematan yang hampir sama, Presiden menelpon salah seorang perawat yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19. Fira, seorang perawat di RS dr. Ramelan Surabaya. Dalam videocall tersebut, Presiden menanyakan tentang jadual pulang perawat ke rumahnya. Dan Fira menjelaskan bahwa ia mendapat ijin pulang ke rumah setelah 1 bulan bertugas di Rumah Sakit.

Fira sendiri bertugas di ruang dengan 16 kamar dengan 11 ventilator. Dan berkaitan dengan ketersediaan sarana sudah mencukupi, terlebih, “Pada bulan ini ada relawan di bagian ICU,” jelas Fira.

Berbeda dengan kondisi pasien yang dialami oleh dokter Rizal, pasien di RS dr. Ramelan secara umum mengalami ketakutan. Namun, dalam dua minggu terakhir, jumlah pasien menurun.

Untuk tenaga kesehatan, sebagian di mess, dan untuk pasokan makanan cukup bagi Nakes

Apresiasi Presiden Joko Widodo Kepada Tenaga Kesehatan

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi buat tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit di Indonesia, dan saya merasakan betapa sangat beratnya bertugas, berjuang dalam menangani pasien-pasien yang terkena Covid ini,” demikian disampaikan Presiden Joko Widodo menurut video call-nya kepada tenaga kesehatan.

BACA JUGA :  Restrukturisasi Kredit Diperpanjang Selama 1 Tahun

Penulis : Harsan/mediakita.co