Misteri Suku Gaib di Sumatera Selatan
Misteri Suku Gaib di Sumatera Selatan

“Misteri Suku Gaib Di Indonesia Yang Keberadaannya Antara Ada Dan Tiada”

mediakita.co – Indonesia dikenal kaya akan berbagai macam suku dan kebudayaan. Suku-suku tersebut tersebar di berbagai pulau, dari Sabang sampai Merauke.

Selain suku yang memang benar-benar ada, dipercaya juga ada suku-suku yang keberadaannya antara ada dan tiada. Suku gaib ini menjadi misteri di daerah tempatnya berada dan menjadi cerita legenda yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Legenda tentang keberadaan orang Bunian sangat kental di wilayah Minangkabau, Sumatera Selatan. Suku gaib ini digambarkan memiliki kesamaan dengan manusia, namun yang membedakannya adalah keberadaannya di dimensi gaib yang tidak tersentuh manusia biasa.

Dipercaya orang Bunian ini menempati tempat-tempat terpencil seperti tengah hutan, bukit-bukit tinggi, perkuburan atau bangunan-bangunan tua yang telah ditinggalkan begitu saja dalam waktu yang lama. Makhluk misterius ini dikenal suka menyesatkan para penjelajah dan menculik anak kecil dengan cara menyebarkan aroma masakan yang sangat lezat atau yang lebih dikenal dengan istilah samba dewa.

BACA JUGA :  Jelang Prepegan, Pasar Pagi Diserbu Ribuan Warga

Legenda keberadaan makhluk misterius ini tidak hanya terkenal di wilayah Sumatera saja, melainkan sudah menjadi penelitian masyarakat dunia. Para ilmuan dari mancanegara meyakini jika orang Bunian merupakan makhluk langka yang hidup di tengah hutan dan sangat menutup dirinya dari manusia modern.

Dari penelitian yang dilakukan, sedikit berhasil menguak fakta misterius tentang keberadaan orang Bunian tersebut. Mereka berhasil menemukan bukti-bukti tentang keberadaannya., seperti penemuan jejak kaki hingga sebuah rekaman video sosok makhluk misterius tersebut.

Menurut salah satu sumber, hasil penelitian menggambarkan jika orang bunian adalah sebuah makhluk hasil evolusi kera. Para peneiti mengatakan jika makhluk yang satu ini berjalan dengan kedua kakinya seperti manusia, bahkan mereka pun berjalan di atas tanah tapi dengan ukuran yang jauh lebih kecil dan lebih pendek dari manusia.

Apapun hasil penelitian itu, yang jelas sosok orang Bunian tetaplah menjadi suku yang menakutkan bagi warga Sumatera, khususnya daerah Minangkabau.