Pengcab PSSI Kota Pekalongan Soroti Pemalsuan Identitas Pemain
Pengcab PSSI Kota Pekalongan Soroti Pemalsuan Identitas Pemain

Pekalongan, Mediakita.co- Menjelang bergulirnyan Kompetisi lokal Divisi II dan Divisi I Pengcab PSSI Kota Pekalongan, Pengurs Pengcab PSSI pekalongan melakukan sosialisa bersama pengurus sepakbola se-pekalongan, senin (24/8). dalam sosialisasi tersebut Pengcab soroti pemalsuan identitas pemain.

bertempat di kantor dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Jl. Maninjau 16 – 18 Pekalongan, Pengcab PSSI kota pekalongan melakukan sosialisasi jelang bergulirnya Kompetisi Divisi II dan Divisi I kota Pekalongan. dalam acara tersebut Ketua Harian Pengcab PSSI Kota Pekalongan Budi Setiawan menyoroti kasus pemalsuan identitas pemain yang dilakukan oleh pengrus klub dalam kompetisi tahun lalu,

“kami tidak menginginkan kasus pemalsuan identitas seperti tahun lalu terjadi kembali, kompetisi ini digelar untuk perkembangan bibit pemain pekalongan,”tandasnya.

ia juga menambahkan agar pengurus klub bisa lebih menghargai keputusan wasit ketika tengah memimpin pertandingan, pasalnya tahun lalu sempat terjadi pemukulan terhadap wasit yang dilakukan pemain maupun pengurus klub.

wawan sapaan akrabnya, menambahkan terkait antisipasi kejadian kompetisi tahun lalu terulang kembali, “kami sudah menyiapkan tim khusus atau satgas yang siap untuk memantau semua aktifitas dari pendataan pemain sampai pertandingan, jika terjadi pelanggran klub tersebut akan dikenakan sanksi tegas,” tambahnya.

BACA JUGA :  Kualifikasi Porprov Jateng XV/2018 Grup A di Stadion Mochtar Sirandu Pemalang, Diamankan 50 Personil Gabungan Polres Pemalang

sementara salah satu pengurus klub sepakbola Yosputra, Eka (40) disesi pertanyaan menyampaikan masukan dan harapanya kepada pengurus Pengcab PSSI Kota Pekalongan, ia menyampaikan,” selama ini kompetisi yang digulirkan hasil yang didapat hanya siapa juaranya saja, akan tetapi hasil dari kompetisi itu sendiri untuk pemain tidak ada, padahal seharusnya dari kompetisi itu bisa disaring dan dibina pemain-pemain yang punya bakat untuk dipantau melalui kompetisi tersebut” harapnya.

menanggapi hal tersebut, wawan menuturkan bahwa dia bersama pengurus sudah berupaya untuk memagangkan beberapa pemain ke Persip, tapi untuk membuat wadah sendiri dalam bentuk Puslat pihaknya terkendala anggaran yang minim. “kami sudah memagangkan beberapa pemain yang diperoleh dari kompetisi ke persip, kami sebenarnya ingin bisa mewadahkan pemain – pemain dari hasil saringan kompetisi, akan tetapi kami belum bisa karena terkendala dana”, tuturnya.

dari hasil sosialisasi tersebut direncanakan kompetisi akan digelar pada tanggal 11 September 2015, sementara pendaftaran akan ditutup sampai tanggal 6 september 2015, dan untuk Temu teknik Divisi II tanggal 9 September 2015.

BACA JUGA :  Terserempet KA di Pedurungan, Perempuan Tanpa Identitas Ini Tewas Di Tempat

ditambahkan “tanggal 11 September yang bergulir Divisi II dahulu, Sementara divisi I, menunggu jadwal apakah berbenturan dengan Pilkada atau tidak”. imbuhnya.

dalam Temu teknik nanti disepakati semua pengrus sudah harus membawa persyaratan data pemain yang lengkap, diantaranya, Foto 4×6 (2 lembar), KTP Asli / Akte (yang belum punya KTP), Ijazah Terakhir asli, dan KK. bagi data pemain yang tidak sesuai dengan persyaratan tadi, otomatis nama pemain akan dicoret.

(MK 011)