Peringati HUT Ke-70, PGI Singgung “The New Normal” Pesan Ketum PGI Gomar Gultom
Pdt. Gomar Gultom Ketua PGI 2019-2024 (Foto: Facebook Gomar Gultom)

NASIONAL, mediakita.co,- Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) genap berusia 70 tahun di masa pandemi Covid-19. Tepat di hari yang berbahagia ini (Senin, 25/05/2020), Ketua Umum PGI Gomar Gultom menyebut tentang “The New Normal”.

Dalam masa-masa sulit dan paska Pandemi Covid 19 ini, misi kita tetap sama memperjuangkan kehidupan. Dan untuk itu dibutuhkan disiplin hidup sebagai pengikut Kristus,” ungkap Gomar.

Menurut Ketum PGI, kata “disiplin” dan “pengikut Kristus” berasal dari akar kata yang sama, yakni “discipulus” (bahasa Latin).

“Dari akar kata ini lahirlah dicipline dan disciple dalam bahas Inggris, yang berarti disiplin dan murid atau pengikut Kristus. Yang saya mau katakan dengan ini adalah, sebagai pengikut Kristus, mestinya kita menjalani kehidupan ini dengan disiplin”, jelas Gomar.

Memahami hal itu, Gomar mengajak untuk disiplin menjadikan “The New Normal” sebagai habitus baru.

Covid memaksa manusia untuk lebih banyak beraktifitas di rumah dan bersama keluarga. kalaupun harus keluar rumah, wajib menggunakan masker.

BACA JUGA :  Sempat Alami Gangguan Sinyal, Perjalanan KRL Normal Kembali

Gomar juga mengajak untuk menghargai tubuh, dengan menjaga kesehatan dan kebugaran. Pola Hidup Bersih dan Sehat dan gizi seimbang menjadi kata kunci untuk ini. Semakin sering mencuci-tangan dan banyak bergerak atau olahraga serta berjemur matahari pagi atau sore sangat dianjurkan. Sementara gizi seimbang akan mengoptimalkan kerja-kerja enzim dalam pencernan makanan dalam tubuh manusia.

Bersyukur dan berfikir positif menjadi bagian penting. “Bersyukur dan berpikiran positif akan merangsang metabolisme memproduksi lebih banyak hormon endorphin, yang pada gilirannya secara otomatis akan meningkatkan daya tahan tubuh”, tambahnya.

Selanjutnya, semakin berlaku adil dan ramah kepada alam dan segala makhluk ciptaan Tuhan, demi menjaga ekosistem yang lebih baik, yang pada gilirannya akan menghindarkan kita dari ragam mutasi genetika yang potensial memunculkan hama dan virus-virus baru.

Di akhir, Gomar mengingatkan pentingnya semakin melantangkan kasih Allah dalam keseharian. (sf/mediakita.co).