Status Waspada, Pendakian Gunung Slamet Diperketat
Status Waspada, Pendakian Gunung Slamet Diperketat

Pekalongan, Mediakita.co – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperketat para pendaki melakukan pendakian ke jalur Gunung Slamet karena aktivitas kegempaan gunung terbesar di Jawa Tengah itu meningkat.

Petugas Pendakian Gunung Slamet Jalur Bambangan, Kabupaten Pemalang, Sugeng Riyadi di Pekalongan, Minggu, seperti dilansir dari Antara, mengatakan bahwa menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia diperkirakan jumlah pendaki akan meningkat.

“Akan tetapi, kami melarang para pendaki melakukan pendakian ke jalur puncak gunung karena aktivitas gempaan meningkat,” katanya.

Menurut dia, PVMBG akan menambah petugas untuk mengantisipasi dan mengawasi para pendaki mendaki ke puncak gunung serta memasang sejumlah spanduk dan papan peringatan larangan.

“Kami belum bisa memastikan kapan larangan pendakian ke gunung itu akan dibuka lagi,” katanya.

Ia mengatakan pengawasan ini dilakukan sebagai upaya mencegah pendaki yang nekat melakukan pendakian karena lontaran batu pijar maupun aktivitas kegempaan di Gunung Slamet, masih terus terjadi.

Masyarakat yang akan melakukan pendakian ke Gunung Slamet pada perayaan HUT Kemerdekaan RI, kata dia, diminta mengurungkan niatnya karena status gunung hingga kini belum berubah, yaitu pada level Waspada.

BACA JUGA :  Panjat Pinang Ternyata Tradisi Belanda

“HUT Kemerdekaan RI merupakan peristiwa yang ditunggu oleh para pendaki. Akan tetapi, kami minta para pendaki bisa mengurungkan niatnya mendaki ke puncak gunung yang berada di wilayah perbatasan Labupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, dan Banyumas itu,” katanya.