Anies Baswedan Perpanjang PSBB Jakarta, #PSBBAmiesGagalTotal Trending Topic di Indonesia
Anies Baswedan Perpanjang PSBB Jakarta, #PSBBAmiesGagalTotal Trending Topic di Indonesia

JAKARTA, mediakita.co- Tagar #PSBBAmiesGagalTotal menjadi salah satu trending topik tanah air. Tagar ini oleh warganet,  dikemas untuk menanggapi keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setelah memutuskan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Hingga pikul 17.51 Wib, tagar #PSBBAmiesGagalTotal telah dilayangkan pengguna Twitter Indonesia sebanyak 13.6K Tweets. Hingga petang ini, tagar tersebut menjadi trending topik pertama di Indonesia.

Menurut EasyPeasy, @dwiyanaDKM menyebut pelaksanaan PSBB di Jakarta hanya sebatas omongan. Karena itu, PSBB di Jakarta gagal total. Bahkan perpanjangan PSBB di Jakarta dianggap tanpa evaluasi.

“Jadi fix ya, #PSBBAmiesGagalTotal karena pelaksanaannya cm smpi di omongan, dampaknya zonk! Diperpanjang jg tanpa evaluasi! Pokoknya teorinya diperpanjang aja, utk memenuhi pencitraan Amies klo sdh menjalankan PSBB. Padahal longgarnya dimana2,” tweets EasyPeasy @dwiyanaDKM.

Bagi 𝐀𝐫𝐫𝐢𝐞𝐬®, @AriestaRiico, sejak semula Anies dianggap kurang serius  dalam menangani pandemi Covid-19 di Jakarta. Anies dinilai terlalu santai yang berdampak pada gagalnya PSBB Wilayah Provinsi di Ibu Kota.

“Kurang serius antisipasi sejak awal, sbg warga Jakarta sy lihat msh bnyk warga berseliweran di jalan, kami dirumah sdh bosan, ekonomi harus berjalan terus, Gubernur terlalu santai akibatnya #PSBBAmiesGagalTotal Skrg buat aturan PSBL, PSBB aja Gagal,” tulis Arries, dalam akun @AriestaRiico.

BACA JUGA :  OJK Luncurkan Securities Crowdfunding

“Kami di gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 DKI Jakarta, kita memutuskan untuk menetapkan status PSBB di DKI Jakarta diperpanjang dan menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi,” kata Anies, dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020).

PSBB sendiri di DKI Jakarta berakhir hari ini, Kamis 4 Juni 2020. Anies memperpanjang PSBB lantaran salah satu pertimbangannya masih ada wilayah yang memiliki kasus positif corona yang tinggi.

Perpanjangan PSBB kali ini penerapannya akan difokuskan di sejumlah RW yang berada di zona Merah Covid-19 dengan istilah dan pembatasan sosial bersekala lokal (PSBL).

Meski demikian, Nitizen menganggap keputusan ini tetap sebagai bentuk kegagalan Anies Baswedan menerapkan PSBB di wilayahnya.

“Ini cuma permainan kata2 saja. Pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) diganti jd pembatasan sosial bersekala lokal (PSBL). Mirip dgn rumah susun jd rumah lapis, penggusuran jadi penggeseran. Intinya cuma ingin menutupi kegagalan. #PSBBAmiesGagalTotal, “ kata, Dumdum @yusuf_dumdum.