Bambang Pacul Mengaku Mendapat Mandat Dari Megawati untuk Menegur Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo dan Bambang Wuryanto (Foto: BeritaSatu.com)

NASIONAL, mediakita.co – Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul mengaku mendapat mandat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menegur Ganjar yang dianggap terlalu berambisi menjadi calon presiden.

Dikutip dari detik.com Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu tersebut mengungkapkan bahwa seluruh barisan kader PDIP adalah barisan yang diperintah dan tindakan yang dilakukannya terhadap Ganjar beberapa waktu lalu adalah bagian dari itu.

“Arahan tegas dari Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bahwa kami seluruh kader merupakan slagorde, kami barisan yang mendapat perintah, barisan yang diperintah. Itu dasar tindakan dari apa yang saya lakukan beberapa waktu lalu ketika menegur Mas Ganjar,” ucap Bambang (3/6/2021).

Pacul mengungkapkan bahwa dirinya dan Ganjar adalah satu keluarga sehingga polemik terjadi diantara mereka adalah persoalan keluarga. Sehingga tak perlu ada yang harus menengahinya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya dan Ganjar sudah saling kenal, satu keluarga besar di PDIP. Menurutnya apa yang dilakukannya terhadap Ganjar adalah salah satu cara merapihkan barisan. Pacul menegaskan taka da masalah pribadi dengan Ganjar bahkan ia bersedia menjemput Ganjar jika akan bertemu bila diperlukan.

BACA JUGA :  DPP PROJO: Bicara Pencapresan 2024 Terlalu Dini

‘Bambang Pacul dan Ganjar Pranowo itu satu keluarga. Apakah kami akan ketemu? Pasti, akan ketemu. Ada orang luar mengatakan bahwa persoalan ini harus didamaikan oleh Ketua Umum. Ya kita tertawa saja. Kita bukan anak kecil. Kita saling kenal, kita sudah lama bersama dalam organisasi (PDIP) ini sebagai keluarga besar. Kalau perlu nanti saya jemput’ tegas Bambang.

Seperti diberitakan bahwa Ganjar berniat untuk sowan atau berkunjung menemui Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto. Hal itu disambut baik oleh Bambang.

“Konstruksi PDI Perjuangan adalah keluarga besar. Kepala keluarganya bernama Megawati Soekarnoputri. Dalam keluarga besar PDI Perjuangan, konflik setajam apapun, kalau masih merasa sebagai bagian dari keluarga besar maka akan kumpul kembali,” ujarnya.

Seperti ramai diberitakan beberapa hari terakhir Ganjar dan Puan dibenturkan sebagai buntut dari tidak diundangnya Ganjar hadir dalam konsolidasi PDIP Jateng di Semarang beberapa waktu lalu.

Bambang Pacul mengaku sengaja tidak memberikan undangan kepada Ganjar karena pria berambut putih itu dinilai sudah kelewatan berambisi sebagai capres di Pilpres 2024.

BACA JUGA :  Jawa Tengah, Jadi yang Pertama Gunakan Twitter Kemala

Namun Ganjar sudah membantah bahwa dirinya tidak berkonflik dengan siapa pun termasuk denga Puan Maharani. Bahkan Ganjar menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati Puan dan berutang budi padanya terutama ketika menjadi calon gubernur Jateng 2013 lalu. (Prb/mediakita.co)